Pengertian
bahasa, Hakikat bahasa dan Fungsi bahasa
A.
PENGERTIAN BAHASA
Saat kita bertemu dengan orang lain ketika mengungkapkan keresahan dan ketika berpikir. Saat itu, tentu kita tidak pernah lepas dari ungkapan dan pertanyaan. Wujudnya berupa lambang-lambang bunyi yang kemudian bisa diungkapkan pula dengan huruf/angka. Ada lambang yang berbentuk lisan dan tertulis. Akan tetapi, ketika kita hendak mengungkapkan hasilnya tetap saja memiliki wujud sebagai wakil atau lambang dari pemikiran itu.
Saat kita bertemu dengan orang lain ketika mengungkapkan keresahan dan ketika berpikir. Saat itu, tentu kita tidak pernah lepas dari ungkapan dan pertanyaan. Wujudnya berupa lambang-lambang bunyi yang kemudian bisa diungkapkan pula dengan huruf/angka. Ada lambang yang berbentuk lisan dan tertulis. Akan tetapi, ketika kita hendak mengungkapkan hasilnya tetap saja memiliki wujud sebagai wakil atau lambang dari pemikiran itu.
Berdasarkan ilustrasi diatas, dapat kita rumuskan
bahwa bahasa merupakan lambang yang dgunakan manusia untuk berpikir,
mengungkapkan jati diri mengungkapkan perasaan dan berinteraksi dengan sesama.
B.
HAKIKAT BAHASA
1. Bahasa merupakan bunyi
kata apa, kabar dan yang lainnya memiliki bagian-bagian lagi. Kata apa dibentuk oleh /a/, /p/, /a/ ; kata kabar dibentuk oleh /k/, /a/,/b/,/a/,/r/. Bagian-bagian ini pun memiliki pola dan sususnan tersendiri. Hal ini bahwa bahasa merupakan sistem. Artinya bahasa dibentuk oleh bagian-bagian yang berpola, bagian-bagian itu tidak dapat disusun secara sembarangan karena memiliki aturan-aturan tersendiri.
1. Bahasa merupakan bunyi
kata apa, kabar dan yang lainnya memiliki bagian-bagian lagi. Kata apa dibentuk oleh /a/, /p/, /a/ ; kata kabar dibentuk oleh /k/, /a/,/b/,/a/,/r/. Bagian-bagian ini pun memiliki pola dan sususnan tersendiri. Hal ini bahwa bahasa merupakan sistem. Artinya bahasa dibentuk oleh bagian-bagian yang berpola, bagian-bagian itu tidak dapat disusun secara sembarangan karena memiliki aturan-aturan tersendiri.
oleh
karena itu,muncul sejumlah ilmu yang berkaitan dengan aturan-aturan tersebut,
yakni sbb :
a. Fonologi, ilmu yang mempelajari ilmu bahasa.
b. Morfologi, ilmu yang mempelajari ilmu bahasa.
c. Sintaksis, ilmu yang mempelajari penyusunan kalimat.
d. Semantik, ilmu yang mempelajari pembentukan kata.
a. Fonologi, ilmu yang mempelajari ilmu bahasa.
b. Morfologi, ilmu yang mempelajari ilmu bahasa.
c. Sintaksis, ilmu yang mempelajari penyusunan kalimat.
d. Semantik, ilmu yang mempelajari pembentukan kata.
2.
BAHASA SEBAGAI LAMBANG
Sebagai contoh, turunnya air dilambangkan /hujan/. Hubungan antara benda dengan simbolnya itu tidak mutlak.
Bahasa sebagai lambang bersifat arbitter, artinya tidak ada hubungan langsung yg bersifat wajib antara lambang dengan yang dilambangkannya. Tidak seperti hubungan antara asap dan api, kalau ada asap pasti ada api. Tidak pula seperti hubungan antara panasnya badan seseorang dengan penyakit yang dideritanya. Hubungan seperti itu bersifat kuasalitas.
Sebagai contoh, turunnya air dilambangkan /hujan/. Hubungan antara benda dengan simbolnya itu tidak mutlak.
Bahasa sebagai lambang bersifat arbitter, artinya tidak ada hubungan langsung yg bersifat wajib antara lambang dengan yang dilambangkannya. Tidak seperti hubungan antara asap dan api, kalau ada asap pasti ada api. Tidak pula seperti hubungan antara panasnya badan seseorang dengan penyakit yang dideritanya. Hubungan seperti itu bersifat kuasalitas.
3.
BAHASA ADALAH BUNYI
Bahasa dilambangkan dengan bunyi, yakni jenis suara yang dihasilkan oleh alat ucap mansia. Dengan demikian, suara yang tidak dihasilkan alat ucap manusia, seperti bersin/batuk bukan bahasa. Bunyi juga dilambangkan dalam bentuk tulisan yang dikenal sebagai huruf. Dalam bahasa indonesia, satu bunyi dilambangkan oleh satu huruf, kecuali /kh/, /ng/, /ny/, /sy/ masing-masing dihitung satu bunyi (Fenom), namun diwakili dua huruf. Selain itu, bunyi ada juga yang
Bahasa dilambangkan dengan bunyi, yakni jenis suara yang dihasilkan oleh alat ucap mansia. Dengan demikian, suara yang tidak dihasilkan alat ucap manusia, seperti bersin/batuk bukan bahasa. Bunyi juga dilambangkan dalam bentuk tulisan yang dikenal sebagai huruf. Dalam bahasa indonesia, satu bunyi dilambangkan oleh satu huruf, kecuali /kh/, /ng/, /ny/, /sy/ masing-masing dihitung satu bunyi (Fenom), namun diwakili dua huruf. Selain itu, bunyi ada juga yang
Dilambangkan dengan huruf yang berbeda, bunyi yang
dimaksud adalah /k/ dilambangkan pula oleh /q/ dan bunyi /f/ dilambangkan pula
oleh /v/.
4. BAHASA ITU BERMAKNA
Bahasa juga mengandung makna. Hubungan satuan bahasa dengan maknanya itu tidak selalu tetap. Maknanya mungkin mengalami pergeseran, penambahan, penyempitan/perluasan. Contoh :
a). Ami sedang menulis pengalaman dibuku yang dibelinya.
4. BAHASA ITU BERMAKNA
Bahasa juga mengandung makna. Hubungan satuan bahasa dengan maknanya itu tidak selalu tetap. Maknanya mungkin mengalami pergeseran, penambahan, penyempitan/perluasan. Contoh :
a). Ami sedang menulis pengalaman dibuku yang dibelinya.
b). Tigor asik sekali membaca buku tentang sejarah
perkembangan sastra diIndonesia.
Maksud buku dalam kedua kalimat itu berbeda. Pada kalimat (a) buku yang dimaksud “buku tulis” sedangkan pada kalimat (b) bermakna “buku teks bacaan”.
Maksud buku dalam kedua kalimat itu berbeda. Pada kalimat (a) buku yang dimaksud “buku tulis” sedangkan pada kalimat (b) bermakna “buku teks bacaan”.
5.
BAHASA ITU ARBITER
Arbiter artinya sembarang, sewenang-wenang, mana suka, selalu berubah-ubah. Tidak ada hubungan wajib antara lambang bahasa dengan konsep atau pengertian yang dimaksud lambang tersebut. Sebagai contoh, hewan yang suaranya mengaum tidak harus dinamai harimau. Oleh karena itu, hewan tersebut memiliki nama yang “suka-suka”.
6. BAHASA ITU KONVESIONAL
Disamping bersifat arbiter, bahasa itu pun merupakan hasil konvensi/kesepakatan masyarakaat penggunanya.
Konvensi yang berlaku pada suatu kelompok pemakai bahasa dituangkan dalam bentuk aturan-aturan bahasa. Aturan-aturan itulah yang kemudian dikenal dengan istilah tata bahasa. Dengan mempelajari tata bahasa itulah kita dapat mengetahui aturan-aturan yang berlaku dalam suatu bahasa, kita juga diharapkan mampu menggunakannya secara baik dan benar.
Arbiter artinya sembarang, sewenang-wenang, mana suka, selalu berubah-ubah. Tidak ada hubungan wajib antara lambang bahasa dengan konsep atau pengertian yang dimaksud lambang tersebut. Sebagai contoh, hewan yang suaranya mengaum tidak harus dinamai harimau. Oleh karena itu, hewan tersebut memiliki nama yang “suka-suka”.
6. BAHASA ITU KONVESIONAL
Disamping bersifat arbiter, bahasa itu pun merupakan hasil konvensi/kesepakatan masyarakaat penggunanya.
Konvensi yang berlaku pada suatu kelompok pemakai bahasa dituangkan dalam bentuk aturan-aturan bahasa. Aturan-aturan itulah yang kemudian dikenal dengan istilah tata bahasa. Dengan mempelajari tata bahasa itulah kita dapat mengetahui aturan-aturan yang berlaku dalam suatu bahasa, kita juga diharapkan mampu menggunakannya secara baik dan benar.
7.
BAHASA ITU PRODUKTIF
Sifat produktif pada sistem bahasa adalah dengan satuan yang terbatas, dao\pat dikreasikan bentukan yang tak terbatas. Contohnya, unyi atau huruf /a,/i,/r/ selain kata air, bunyi-bunyian itu bisa dibentuk menjadi ria dan rai.
Dengan sifatnya yang seperti itu, variasi-variasi yang bisa kita bentuk dari bunyi ataupun kata-kata yang ada menjadi tidak terhingga. Namun, bentukan-bentukan baru itu tetap terikat oleh struktur atau pola-pola yang ada. Kita dapat membuat bentukan-bentukan baru itu sepanjang Masih sesuai dengan konvensi berbahasa yang berlaku dimasyarakaat pemakainya.
8. BAHASA ITU UNIK
setiap bahasa memiliki keunikan dan kekhasan masing-masing. Sebagai contoh, bahasa jawa memiliki kekhasan yang tidak dimiliki bahasa sunda. Bahasa inggris berbeda pula dengan bahasa prancis dan bahasa arab.
Keunikan-keunikan itu,terkait dengan kreatifitas pemakainya dan fleksibelitas yang menjadi karakteristik bahasanya. Adapun keunikan suku bahasa, dapat diketahui secara Melalui kamus dan tata bahasa yang berlaku pada bahasa itu
9.BAHASA ITU UNIVERSAL
Tiap bahasa dibentuk oleh vikal dan konsonan ciri ini menandai bahas yang dipakai diseluruh dunia. Akan tetapi, vokal dan konsonan pada suatu pada setiap bahasa itu memiliki kekhasan masing-masing baik itu jumlah atau variasinya. Contohnya, bahasa indonesia memiliki 5 vokal dan 21 konsonan : bahasa inggris memiliki 16 vokal termasuk iftong serta 16 konsonan.
Sifat produktif pada sistem bahasa adalah dengan satuan yang terbatas, dao\pat dikreasikan bentukan yang tak terbatas. Contohnya, unyi atau huruf /a,/i,/r/ selain kata air, bunyi-bunyian itu bisa dibentuk menjadi ria dan rai.
Dengan sifatnya yang seperti itu, variasi-variasi yang bisa kita bentuk dari bunyi ataupun kata-kata yang ada menjadi tidak terhingga. Namun, bentukan-bentukan baru itu tetap terikat oleh struktur atau pola-pola yang ada. Kita dapat membuat bentukan-bentukan baru itu sepanjang Masih sesuai dengan konvensi berbahasa yang berlaku dimasyarakaat pemakainya.
8. BAHASA ITU UNIK
setiap bahasa memiliki keunikan dan kekhasan masing-masing. Sebagai contoh, bahasa jawa memiliki kekhasan yang tidak dimiliki bahasa sunda. Bahasa inggris berbeda pula dengan bahasa prancis dan bahasa arab.
Keunikan-keunikan itu,terkait dengan kreatifitas pemakainya dan fleksibelitas yang menjadi karakteristik bahasanya. Adapun keunikan suku bahasa, dapat diketahui secara Melalui kamus dan tata bahasa yang berlaku pada bahasa itu
9.BAHASA ITU UNIVERSAL
Tiap bahasa dibentuk oleh vikal dan konsonan ciri ini menandai bahas yang dipakai diseluruh dunia. Akan tetapi, vokal dan konsonan pada suatu pada setiap bahasa itu memiliki kekhasan masing-masing baik itu jumlah atau variasinya. Contohnya, bahasa indonesia memiliki 5 vokal dan 21 konsonan : bahasa inggris memiliki 16 vokal termasuk iftong serta 16 konsonan.
10.
BAHASA ITU DINAMIS
Penyebab terjadinya perkembangan bahasa antara lain berupa kontak antara bahasa yang satu dengan yang lainnya atau lebih sehingga membentuk variasi bahasa baru. Perkembangan bahasa juga disebabkan oleh perkembangan pengetahuan dan teknologi sehingga masyarakaat pemakainya memandang perlu menggunakan kosa kata baru dengan makna yang baru pula. Contoh, seiring perkembangan media sosial, sekarang dikenal dengan sebutan selfie, unggah, update status dan sejenisnya.
Penyebab terjadinya perkembangan bahasa antara lain berupa kontak antara bahasa yang satu dengan yang lainnya atau lebih sehingga membentuk variasi bahasa baru. Perkembangan bahasa juga disebabkan oleh perkembangan pengetahuan dan teknologi sehingga masyarakaat pemakainya memandang perlu menggunakan kosa kata baru dengan makna yang baru pula. Contoh, seiring perkembangan media sosial, sekarang dikenal dengan sebutan selfie, unggah, update status dan sejenisnya.
11.
BAHASA ITU UNIVERSAL
Variasi bahasa dikelompokan kedalam beberapa macam yakni ideolek, dialek, kronolek, dan ragam.
A). Ideolek adalah variasi bahasa yang bersifat perseorang, setiap orang memiliki gaya masing-masing ketika berbahasa. Hal itu seperti yang tampak pada tokoh-tokoh nasional. Gaya bicara presideb Suharto, B.J. Habibie, K.H. Abdurahman wahid, megawati ataupun presiden susilo bambang yudhoyono mereka memiliki gaya masing- masing.
Variasi bahasa dikelompokan kedalam beberapa macam yakni ideolek, dialek, kronolek, dan ragam.
A). Ideolek adalah variasi bahasa yang bersifat perseorang, setiap orang memiliki gaya masing-masing ketika berbahasa. Hal itu seperti yang tampak pada tokoh-tokoh nasional. Gaya bicara presideb Suharto, B.J. Habibie, K.H. Abdurahman wahid, megawati ataupun presiden susilo bambang yudhoyono mereka memiliki gaya masing- masing.
B). Dialek adalah variasi bahasa yang digunakan oleh
sekelompok masyarakat pada tempat tertentu. Misalnya, dalam bahasa jawa dikenal
adanya dialek cirebon, dialek banyumas. Adapun dalam bahasa sunda ada dialek
cianjur, ciamis, dan sebagainya.
C). Kronolek adalah variasi bahasa yang terjadi karena perkembangan jaman. Sebagai contoh, variasi ini tampak pada novel. Novel angkatan balai pustaka, pujangga baru, angkatan 45 ataupun angkatan-angkatan berikutnya. Variasi-variasi bahasanya tampak pada pilihan kata Dan pemaknaannya,
D). Ragam merupakan variasi bahasa yang dipengaruhi konteks pemakainya. Dalam hal ini, dikenal dengan adanya ragam formal dan ragam santai. Adapula ragam bahasa lisan dan tertulis.
12. BAHASA ITU MANUSIAWI
Ciri khas manusia yang tidak dimiliki makhluk lainnya terletak pada kemampuannya dalam berbahasa. Makhluk lain seperti hewan tidak memiliki bahasa. Adapun suara-suara yang mereka hasilkan, lebih tepat disebut bunyi.
C). Kronolek adalah variasi bahasa yang terjadi karena perkembangan jaman. Sebagai contoh, variasi ini tampak pada novel. Novel angkatan balai pustaka, pujangga baru, angkatan 45 ataupun angkatan-angkatan berikutnya. Variasi-variasi bahasanya tampak pada pilihan kata Dan pemaknaannya,
D). Ragam merupakan variasi bahasa yang dipengaruhi konteks pemakainya. Dalam hal ini, dikenal dengan adanya ragam formal dan ragam santai. Adapula ragam bahasa lisan dan tertulis.
12. BAHASA ITU MANUSIAWI
Ciri khas manusia yang tidak dimiliki makhluk lainnya terletak pada kemampuannya dalam berbahasa. Makhluk lain seperti hewan tidak memiliki bahasa. Adapun suara-suara yang mereka hasilkan, lebih tepat disebut bunyi.
C.
FUNGSI BAHASA
1. BAHASA SEBAGAI ALAT BERPIKIR
Yaitu seperti halnya antara manusia dengan bangs primata lainnya adalah faktor keberadaan bahasa. Akan tetapi, kemampuan otak mereka tidak digunakan untuk berpikir dan melahirkan ilmu pengetahuan karena ketidakadaan bahasa pada mereka. Dengan sarana bahasa itulah manusia dapat perpikir, hal seperti ini dapat terjadi pada munusia ketika tidak memiliki bahasa sebagai sarana berpikirnya . Contoh : seseorang tidak tau cara berlari, apabila ia memiliki pembendaharaan kata yang ada sangkut pautnya dengan benda dan kegitan tersebu. Untuk itu, semakin banyak kata yang kita kuasai, seamakin mudah untuk berpikir dan banyak pula solusi yang mungkin bisa kita lahirkan dari proses berpikir itu.
2. BAHASA SEBAGAI SARANA EKSPRESI DIRI
Semua manusia pasti mempunyai perasaan, keinginan, harapan dan sejenisnya. Semua itu dapat diungkapkan dengan bahasa. Kita bisa menyatakan pula karakter dan jati diri kita. Rasa optimis, senang, curiga, keluhan, kemrahan dan sebagainya. Semua dapat diungkapkan melalui bahasa yaitu kata-kata. Contoh : asyik uang belanja ku lebih.
3. BAHASA SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI
[enggunaan bahasa dalam berkomunikasi ada dua bagian, yaitu :
a. Penggunaan bahasa lisan yaitu, kegitan berbicara dan menyimak. Bahasa lisan cenderung bersifat spontan, kalimatnya pendek-pendek dan menggunakan kosa kata percakapan. Seperti : kok, dong, sih, deh.
b. Penggunaan bahasa tertulis yaitu, kegitan menulis dan membaca bahasa secara tertulis. Tertulis lebih terata dkarena kita memiliki banyak waktu untuk memilih dan menggunakan kosa kata secara tepat. Struknyapun lebih lengkap daripada struktur ragam bahasa lisan.
4. BAHASA SEBAGAI SARANA INTREGRASI DAN ADAPTASI SOSIAL
bahasa berpern sebagai sarana komunikatif. Konsekuensi logis nya adalah bahasa dapat menjadikan setiap orang merasa menjadi bagian Dari kelompok masyarakaat. Misalnya :
orang-orang yang sedang berada diperantauan. Kareana kita menggunakan bahasa yang sama, mereka merasa bersaudara, mereka merasa memiliki kedekatan emosi, walaupun sebenarnya mereka tidak saling mengenal. Dalam hal inlah bahasa memiliki fungsi sebagai sarana persatuan. Sesorang merasa bagian dari masyarakaat karena kesamaan bahasa.
1. BAHASA SEBAGAI ALAT BERPIKIR
Yaitu seperti halnya antara manusia dengan bangs primata lainnya adalah faktor keberadaan bahasa. Akan tetapi, kemampuan otak mereka tidak digunakan untuk berpikir dan melahirkan ilmu pengetahuan karena ketidakadaan bahasa pada mereka. Dengan sarana bahasa itulah manusia dapat perpikir, hal seperti ini dapat terjadi pada munusia ketika tidak memiliki bahasa sebagai sarana berpikirnya . Contoh : seseorang tidak tau cara berlari, apabila ia memiliki pembendaharaan kata yang ada sangkut pautnya dengan benda dan kegitan tersebu. Untuk itu, semakin banyak kata yang kita kuasai, seamakin mudah untuk berpikir dan banyak pula solusi yang mungkin bisa kita lahirkan dari proses berpikir itu.
2. BAHASA SEBAGAI SARANA EKSPRESI DIRI
Semua manusia pasti mempunyai perasaan, keinginan, harapan dan sejenisnya. Semua itu dapat diungkapkan dengan bahasa. Kita bisa menyatakan pula karakter dan jati diri kita. Rasa optimis, senang, curiga, keluhan, kemrahan dan sebagainya. Semua dapat diungkapkan melalui bahasa yaitu kata-kata. Contoh : asyik uang belanja ku lebih.
3. BAHASA SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI
[enggunaan bahasa dalam berkomunikasi ada dua bagian, yaitu :
a. Penggunaan bahasa lisan yaitu, kegitan berbicara dan menyimak. Bahasa lisan cenderung bersifat spontan, kalimatnya pendek-pendek dan menggunakan kosa kata percakapan. Seperti : kok, dong, sih, deh.
b. Penggunaan bahasa tertulis yaitu, kegitan menulis dan membaca bahasa secara tertulis. Tertulis lebih terata dkarena kita memiliki banyak waktu untuk memilih dan menggunakan kosa kata secara tepat. Struknyapun lebih lengkap daripada struktur ragam bahasa lisan.
4. BAHASA SEBAGAI SARANA INTREGRASI DAN ADAPTASI SOSIAL
bahasa berpern sebagai sarana komunikatif. Konsekuensi logis nya adalah bahasa dapat menjadikan setiap orang merasa menjadi bagian Dari kelompok masyarakaat. Misalnya :
orang-orang yang sedang berada diperantauan. Kareana kita menggunakan bahasa yang sama, mereka merasa bersaudara, mereka merasa memiliki kedekatan emosi, walaupun sebenarnya mereka tidak saling mengenal. Dalam hal inlah bahasa memiliki fungsi sebagai sarana persatuan. Sesorang merasa bagian dari masyarakaat karena kesamaan bahasa.

ka
BalasHapusAsa syarikat pinjaman pinjaman bersedia untuk meminjamkan mana-mana jumlah yang anda perlukan untuk memulakan perniagaan peribadi anda. kami memberi pinjaman pada kadar faedah 3%, jadi Sila memohon pinjaman pertanian pertanian. jika anda memerlukan hubungan pinjaman e-mel kami: asaloantransfer@gmail.com, anda juga boleh menghubungi e-mel ini: finance_institute2015@outlook.com
BalasHapusMungkin ada banyak sebab mengapa anda perlu akses kepada beberapa wang tunai tambahan - daripada yang tidak dijangka pembaikan kereta atau rumah untuk membayar untuk perkahwinan anda atau cuti khas. Tetapi apa sahaja yang anda memerlukannya, apabila anda meminjam antara $ 5,000 USD untuk 100,000 USD di atas
Asa loan lending company are ready to loan you any amount you need to start up your personal business. we give out loan at 3% interest rate, so Kindly apply for agricultural farming loan. if you need loan contact our email:asaloantransfer@gmail.com, you can also contact this email:finance_institute2015@outlook.com. There could be many reasons why you need access to some extra cash – from unexpected car or home repairs to paying for your wedding or a special holiday. But whatever you need it for, when you borrow between $5,000 USD to 100.000 USD above
Trima kasihh
BalasHapus