Kegiatan 1
Pemodelan Teks Negosiasi dan
jawabannya
Tugas 1 Mengidentifikasi Tujuan Teks
Negosiasi
Jawablah
pertanyaan-pertanyaan berikut ini!
(1) Pada paragraf ke berapa definisi negosiasi dinyatakan?
·
Jawab :
pada paragraf pertama
Negosiasi adalah bentuk interaksi sosial yang berfungsi untuk mencapai kesepakatan di antara pihak-pihak yang mempunyai kepentingan yang berbeda.
pada paragraf pertama
Negosiasi adalah bentuk interaksi sosial yang berfungsi untuk mencapai kesepakatan di antara pihak-pihak yang mempunyai kepentingan yang berbeda.
(2) Apa tujuan negosiasi?
·
Jawab
Tujuan negosiasi adalah untuk mengurangi perbedaan posisi setiap pihak. Mereka mencari cara untuk menemukan butir-butir yang sama sehingga akhirnya kesepakatan dapat dibuat dan diterima bersama.
Tujuan negosiasi adalah untuk mengurangi perbedaan posisi setiap pihak. Mereka mencari cara untuk menemukan butir-butir yang sama sehingga akhirnya kesepakatan dapat dibuat dan diterima bersama.
(3) Siapa yang diuntungkan dari pelaksanaan negosiasi?
·
Jawab
kedua belah pihak yang melakukan negosiasi
kedua belah pihak yang melakukan negosiasi
(4) Siapa yang menentukan waktu, tempat, dan cara negosiasi?
·
Jawab
kesepakatan kedua belah pihak dengan cara dimusyawarahkan.
kesepakatan kedua belah pihak dengan cara dimusyawarahkan.
(5) Apa yang diprioritaskan dalam negosiasi? Apakah prioritas
itu juga merupakan hasil kesepakatan bersama?
·
Jawab
kesepakatan bersama untuk saling mendapatkan keuntungan adalah perioritas utama, ya itu adalah kesepakatan bersama.
kesepakatan bersama untuk saling mendapatkan keuntungan adalah perioritas utama, ya itu adalah kesepakatan bersama.
Setelah memahami
pengertian negosiasi, bacalah teks yang berjudul “Negosiasi antara Karyawan dan
Pengusaha” berikut ini. Untuk memperkirakan isi teks yang kalian baca,
kerjakanlah terlebih dahulu tugas 2 berikut ini!
Tugas 2 Menjawab Pertanyaan Isi Teks
Negosiasi
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini. Usahakan
kalian tidak membaca teks yang mengikutinya sebelum kalian selesai menjawab
pertanyaan-pertanyaan itu!137 Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik
(1) Menurut kalian, haruskah karyawan selalu menuruti keinginan
pengusaha dalam hal jam kerja dan gaji atau UMP (upah minimum provinsi) yang
diberikan? Sebaliknya, haruskah pengusaha selalu menuruti keinginan karyawan
dalam hal jam kerja dan gaji yang diberikan?
·
Jawab :
Menurut kami, tidak selalu karyawan menuruti
pengusaha, jika dalam hal jam kerja karyawan sudah memenuhi nya maka pengusaha
juga harus memenuhi pemberian gaji/upah sesuai dengan apa yang dikerjakan
karywan. Dan begitupun sebaliknya jika pengusaha sudah memenuhi gaji karywan
maka karyawan juga harus memenuhi dalam hal jam kerja. Agar kedua belah pihak
saling mendapatkan keutungan dari kegiatan tersebut.
(2) Berapa juta rupiahkah gaji yang selayaknya diterima oleh
seorang karyawan setiap bulan di masyarakat sekitar kalian?
Ø Jawab :
kira-kira sebesar 2.500.000
kira-kira sebesar 2.500.000
(3) Dapatkah gaji karyawan ditentukan hanya oleh pengusaha
atau pemerintah?
Ø Jawab :
Dapat saja, asalkan gaji yang ditentukan
setara dengan yang dikerjakan
(4) Seandainya kalian menjadi pengusaha, apakah kalian akan
mengajak karyawan berdialog untuk menentukan kebijakan perusahaan?
Ø Jawab :
Ya tentu saja. karena sebelum ada keputusan harus mengalami kesepakatan terlebih dahulu.
Ya tentu saja. karena sebelum ada keputusan harus mengalami kesepakatan terlebih dahulu.
(5) Hubungan seperti apa yang terjadi antara karyawan dan
pengusaha? Setujukah kalian bahwa hubungan tersebut adalah hubungan bawahan dan
atasan?
Ø Jawab :
Hubungan seperti teman kerja yang saling
membantu satu sama lainnya. Ya saya setuju karena walaupun hubungan itu seperti
teman kerja tapi karywan juga harus menghormati atasannya,
(6) Jelaskan tata organisasi yang ada di sebuah perusahaan?
Betulkah pimpinan perusahaan disebut direktur?
Ø Jawab
:
Komisaris
(pemilik saham) => direktur (pemimpin jalannya perusahaan) => meneger
(pembantu derektur) => asissten meneger => supervisor => kepala
ruangan => operator => karyawan.
Tidak
setuju, karena direktur adalah pemimpin
jalannya perusahaan.
Negosiasi antara Karyawan dan Pengusaha
Setelah para karyawan sebuah perusahaan di
bidang elektronika melakukan aksi mogok kerja dengan melakukan demonstrasi di
depan kantor perusahaan, akhirnya dijaga wakil perusahaan itu menerima wakil
para karyawan untuk berdialog. Dialog itu oleh sejumlah petugas keamanan.
Sementara itu, beratus-ratus karyawan masih berdemonstrasi di depan kantor perusahaan.
1. Wakil karyawan : Selamat sore, Pak.
2. Wakil perusahaan : Selamat sore. Mari, silakan duduk.
3. Wakil karyawan : Ya, terima kasih.
4. Wakil perusahaan : Saya, Hadi Winoto, wakil dari perusahaan. Anda
siapa?
5. Wakil karyawan : Saya Suparmin, yang dipercaya teman-teman
untuk menemui pimpinan.(Mereka
bersalaman)
6. Wakil perusahaan : Sebenarnya, apa yang terjadi? Semua karyawan
di perusahaan ini melakukan
demonstrasi. Kalau begini caranya, perusahaan bisa bangkrut dan karyawan bisa di-PHK.
7. Wakil karyawan : Tidak ada apa-apa, Pak. Kami hanya ingin
memperbaiki nasib dan hidup
layak.
8. Wakil perusahaan : Maksudnya?
9. Wakil karyawan : Ya, pasti Bapak tahu. Kami, karyawan, sudah bekerja
keras demi perusahaan. Tetapi, kami merasa kurang mendapatkan imbalan yang
pantas. Kami tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari hanya dengan
uang Rp2.000.000,00 sebulan. Paling tidak, kami menerima upah sebesar
Rp3.000.000,00.10. Wakil perusahaan : Itu tidak mungkin. Perusahaan sudah
menanggung beban terlalu berat. Listrik naik, bahan bakar naik, dan biaya
operasional lain juga naik. Kenaikan UMP (upah minimum provinsi) belum bisa
naik sekarang.
11. Wakil karyawan : Kalau begitu, kami tetap akan melakukan aksi mogok
kerja sampai tuntutan kami dipenuhi.
12. Wakil perusahaan : Tidak boleh demikian. Kita harus mencari jalan
tengah.
13. Wakil karyawan : Lalu, bagaimana?
14. Wakil perusahaan : Saya akan mengusulkan kenaikan tersebut kepada
direksi.Perusahaan hanya mampu menaikkan UMP sampai Rp2.400.000,00.
Tidak lebih dari itu. Anda sendiri tahu bahwa pada situasi global ini
perusahaan mana pun mengalami kesulitan.
15. Wakil karyawan : Tidak bisa, Pak. Ini kota Jakarta, Pak. Semua harus
dibeli dengan uang. Ya, tolong diusahakan bagaimana caranya agar kami dapat
hidup
layak. Paling tidak kami menerima gaji sebesar Rp2.800.000,00.
16. Wakil perusahaan : Nanti saya akan mengusulkan ke direksi sebesar
Rp2.600.000,00.
17. Wakil karyawan : Tapi, usahakan lebih, Pak. Kami akan bekerja
lebih keras lagi.
18. Wakil perusahaan : Baiklah, akan saya coba. Tolong kendalikan
teman-teman karyawan dan sampaikan kepada mereka mulai besok semua karyawan
harus
masuk kerja kembali. Karyawan yang mogok kerja akan kena sanksi.
19. Wakil karyawan : Baik, Pak. Terima kasih. Boleh saya keluar?
20. Wakil perusahaan : Ya, silakan.
21. Wakil karyawan : Ya, terima kasih. Selamat sore.
22. Wakil perusahaan : Selamat sore.(Mereka bersalaman)
Begitu
Suparmin keluar dari kantor perusahaan, dia disambut oleh teman-temannya. Dia
lalu menyampaikan hasil dialog dengan wakil perusahaan bahwa UMP mereka
diusulkan naik paling tidak sebesar Rp2.600.000,00.
Tugas 3 Menerapkan Ungkapan Khas dalam Teks
Negosiasi
Jawablah
pertanyaan-pertanyaan berikut ini!
(1) Siapakah yang terlibat dalam negosiasi itu?
·
Jawab :
Wakil
karyawan bernama suparmin dan wakil perusahaan bernama hadi winoto
(2) Mengapa negosiasi itu dilakukan?
·
Jawab :
Untuk
menaikan gaji yang layak bagi kehidupan karyawan saat ini yang serba mahal
dengan tidak merugikan pihak karyawan maupun pihak wakil perusahaan.
(3) Apa maksud karyawan yang diwakili oleh Suparmin?
·
Jawab :
ia meminta kenaikan gaji bagi karyawan di perusahaan itu kepada wakil perusahaan, gaji yang layak bagi kehidupan dizaman ini.
ia meminta kenaikan gaji bagi karyawan di perusahaan itu kepada wakil perusahaan, gaji yang layak bagi kehidupan dizaman ini.
(4) Apa perbedaan antara karyawan dan pengusaha?
·
Jawab :
Karyawan adalah orang yang bekerja kepada orang lain dan mendapatkan imbalan jasa. Sedangkan Pengusaha adalah orang yang mempunyai usaha dan memperkerjakan orang dan memberi mereka upah atau imbalan jasa.
Karyawan adalah orang yang bekerja kepada orang lain dan mendapatkan imbalan jasa. Sedangkan Pengusaha adalah orang yang mempunyai usaha dan memperkerjakan orang dan memberi mereka upah atau imbalan jasa.
(5) Apakah negosiasi antara karyawan dan penguasaha tersebut
berhasil?
·
Jawab :
ya kesepakatan itu berhasil karena mereka telah menemukan harga kesepakatan gaji yang akan diajukan
ya kesepakatan itu berhasil karena mereka telah menemukan harga kesepakatan gaji yang akan diajukan
(6) Kesepakatan apa yang dicapai dalam negosiasi itu?
Jawab :
Kesepakatan nilai gaji yang akan dinaikkan dari 2 juta menjadi 2 juta enam ratus ribu adalah nilai kesepakatan yang akan diusulkan wakil perusahaan kepada direksi.
Kesepakatan nilai gaji yang akan dinaikkan dari 2 juta menjadi 2 juta enam ratus ribu adalah nilai kesepakatan yang akan diusulkan wakil perusahaan kepada direksi.
(7) Apakah kesepakatan itu dicapai dengan mudah atau
sebaliknya? Tunjukkan buktinya!
·
Jawab :
Untuk mencapai kesepakatan
lumayan sulit, karena karyawan harus bernegosiasi panjang lebar dengan
pengusaha.
(8) Dalam negosiasi terdapat dua pihak. Setiap pihak mungkin
bertindak atas nama diri sendiri secara individual, atas nama orang lain secara
individual, atas nama sekelompok orang, atau atas nama lembaga. Pada dialog
negosiasi antara karyawan dan pengusaha di atas, kedua belah pihak bertindak
atas nama siapa?
Jawab :
Nama sekelompok orang.
(9) Pada negosiasi itu, wakil perusahaan lebih dominan.
Tunjukkan buktinya selain dari porsi tuturan yang diproduksi juga dari
penggunaan bahasanya.
Jawab :
Wakil perusahaan pada teks
negosiasi itu memang lebih dominan baik dari tuturan yang ia produksi maupun
dari penggunaan bahasanya. Selain itu, alasan yang ia berikan pun selalu lebih
logis begitu pula keputusan yang ia ajukan selalu dengan pertimbangan dari
berbagai alasannya.
(10)
Apakah kesepakatan antara pengusaha dan karyawan sudah bisa langsung
diterapkan?
Berikut
ini adalah sebagian ciri negosiasi apabila dilihat dari segi isinya.
(a) Negosiasi menghasilkan kesepakatan.
(b) Negosiasi menghasilkan keputusan yang saling
menguntungkan.
(c) Negosiasi merupakan sarana untuk mencari penyelesaian.
(d) Negosiasi mengarah kepada tujuan praktis
Sekarang, buatlah
kalimat dengan menggunakan kata atau kata-kata yang dicetak miring itu. Apabila
diperlukan, kalian dapat mengecek arti kata atau kata-kata itu dari kamus
terlebih dahulu
Jawab :
a) Kesepakatan tercapai apabila antara satu pihak dengan pihak yang lain setuju pada suatu usulan atau pendapat.
a) Kesepakatan tercapai apabila antara satu pihak dengan pihak yang lain setuju pada suatu usulan atau pendapat.
b) Diskusi
dilakukan untuk mencari penyelesaian terhadap suatu
atau beberapa masalah
c) Dalam
bernegosiasi antara satu pihak dengan pihak yang lain harus saling
menguntungkan
d) Segala
masalah pasti ada jalan penyelesaiannya.
Tugas 4 Mengidentifikasi Tuturan Berpasangan
dalam Teks Dialog
Kerjakan
menurut petunjuk yang diberikan pada setiap nomor!
(1)
Dialog
itu terdiri atas 22 tuturan. Marilah dialog itu kita susun menurut struktur
teksnya. Dialog itu mempunyai struktur teks yang sederhana, yaitu pembukaan^isi^penutup,
seperti terlihat pada diagram berikut ini. Lengkapilah titik-titik yang
tersedia. Untuk membantu kalian, titik-titik yang pertama sudah diisi.
Jawab :
Negoisasi antara wakil karyawan dan wakil perusahaan
Negoisasi antara wakil karyawan dan wakil perusahaan
· Pembukaan
Tuturan: 1-5
· Isi
Tuturan: 6-18
· Penutup
Tuturan : 19-22
(2) Betulkah pembukaan dialog hanya berisi salam dan
perkenalan antara wakil perusahaan dan wakil karyawan? Lalu, apa isi penutup?
Jawab :
ya, Penutup berisi ungkapan terima kasih dan salam penutup
(3) Perhatikan pasangan tuturan berikut ini!
|
2
|
Wakil perusahaan
|
:
|
Selamat sore. Mari, silakan duduk.
|
Memerintah
|
|
3
|
Wakil karyawan
|
:
|
Ya, terima kasih.
|
Mematuhi Perintah
|
Terlihat bahwa pada tuturan nomor 2 dan 3,
wakil perusahaan menyuruh wakil karyawan untuk duduk. Di situ terdapat pasangan
tuturan memerintah– mematuhi perintah. Apabila perintah tidak dipatuhi,
pasangan itu menjadi memerintah–menolak perintah.
Pasangan
tuturan yang lain yang mungkin terdapat dalam negosiasi adalah sebagai berikut.
Mengucapkan
salam–membalas salam
Bertanya–menjawab/tidak
menjawab
Meminta
tolong–memenuhi/menolak permintaan
Meminta–memenuhi/menolak
permintaan
Menawarkan–menerima/menolak
tawaran
Mengusulkan–menerima/menolak
usulan, dan sebagainya
Berdasarkan
pasangan tuturan itu, identifikasilah pasangan-pasangan di bawah ini dengan
mengisi titik-titik yang tersedia. Setelah selesai, cocokkan dengan pekerjaan
teman-teman kalian.
1. Wakil karyawan : Selamat sore, Pak. Mengucapkan
Salam
2. Wakil perusahaan : Selamat sore. Mari,
silakan duduk. Menjawab salam - memerintah
3. Wakil karyawan : Ya, terima kasih. Mematuhi
Perintah - menjawab perintah
4. Wakil perusahaan : Saya, Hadi Winoto,
wakil dari perusahaan. Anda
siapa? Memperkenalkan diri dan bertanya
5. Wakil karyawan : Saya Suparmin, yang
dipercaya teman-teman
untuk menemui pimpinan.(Mereka bersalaman) Menjawab
pertanyaan dan memperkenalkan diri
6. Wakil perusahaan : Sebenarnya, apa yang
terjadi? Semua karyawan
di
perusahaan ini melakukan demonstrasi. Kalau begini caranya, perusahaan bisa bangkrut dan karyawan bisa di-PHK. Bertanya
dan menjelaskan
7. Wakil karyawan : Tidak ada apa-apa, Pak.
Kami hanya ingin
memperbaiki nasib dan hidup layak. Menjawab
pertanyaan
8. Wakil perusahaan : Maksudnya? Bertanya
9. Wakil karyawan : Ya, pasti Bapak tahu.
Kami, karyawan, sudah bekerja keras demi perusahaan. Tetapi, kami merasa kurang
mendapatkan imbalan yang
pantas. Kami tidak dapat memenuhi kebutuhan
sehari-hari hanya dengan uang Rp2.000.000,00 sebulan. Paling tidak, kami
menerima upah sebesar Rp3.000.000,00.10. Wakil perusahaan : Itu tidak mungkin.
Perusahaan sudah menanggung beban terlalu berat. Listrik naik, bahan bakar
naik, dan biaya operasional lain juga naik. Kenaikan UMP (upah minimum provinsi)
belum bisa naik sekarang. Menjelaskan dan permintaan
10. Wakil Perusahaan : Tidak boleh demikian kita harus
mencari jalan tengah Menolak Permintaan
11. Wakil karyawan : Kalau begitu, kami tetap
akan melakukan aksi mogok kerja sampai tuntutan kami dipenuhi. Menawarkan
tawaran (Mengusulkan)
12. Wakil perusahaan : Tidak boleh demikian.
Kita harus mencari jalan tengah. Menolak tawaran
13. Wakil karyawan : Lalu, bagaimana? Meminta
usulan (bertanya)
14. Wakil perusahaan : Saya akan mengusulkan
kenaikan tersebut kepada direksi.Perusahaan hanya mampu menaikkan UMP sampai
Rp2.400.000,00.
Tidak lebih dari itu. Anda sendiri tahu bahwa
pada situasi global ini perusahaan mana pun mengalami kesulitan. Menawarkan
usulan
15. Wakil karyawan : Tidak bisa, Pak. Ini
kota Jakarta, Pak. Semua harus dibeli dengan uang. Ya, tolong diusahakan
bagaimana caranya agar kami dapat hidup
layak. Paling tidak kami menerima gaji
sebesar Rp2.800.000,00. Menolak usulan
16. Wakil perusahaan : Nanti saya akan
mengusulkan ke direksi sebesar Rp2.600.000,00. Menawarkan
usulan
17. Wakil karyawan : Tapi, usahakan lebih,
Pak. Kami akan bekerja
lebih keras lagi. Menerima
usulan - meminta tolong
18. Wakil perusahaan : Baiklah, akan saya
coba. Tolong kendalikan teman-teman karyawan dan sampaikan kepada mereka mulai
besok semua karyawan harus
masuk kerja kembali. Karyawan yang mogok
kerja akan kena sanksi. Mematuhi permintaan - meminta tolong
19. Wakil karyawan : Baik, Pak. Terima kasih.
Boleh saya keluar? Berterima kasih - bertanya
20. Wakil perusahaan : Ya, silakan. Menjawab pertanyaan
(4)
Perhatikan tuturan “Baik, Pak. Terima kasih. Boleh saya keluar?” (tuturan 19).
Tuturan itu merupakan permintaan izin untuk meninggalkan ruang negosiasi.
Jelaskan, apakah hal itu menunjukkan bahwa negosiasi sudah selesai?
Jawab
:
ya, karena ini menyatakan setuju - dilihat dari kata baik, Pak dan menutup percakapan
ya, karena ini menyatakan setuju - dilihat dari kata baik, Pak dan menutup percakapan
(5)
Negosiasi di atas dilakukan dengan bahasa yang santun. Setujukah kalian bahwa
yang dimaksud santun adalah sikap dan perkataan yang menghargai orang lain?
Jawab
:
ya setuju
ya setuju
(6) Salah satu
bukti yang menunjukkan bahasa santun pada negosiasi itu adalah penggunaan
ungkapan silakan duduk. Pilihlah ungkapan-ungkapan lain berikut ini yang
menjadi bukti kesantunan itu dengan membubuhkan tanda centang (√).
|
Ungkapan
|
Ya
|
Tidak
|
|
(a)
(a)
(a) ... apa yang terjadi, semua karyawan di perusahaan ini melakukan
demonstrasi?
(b)
(b) Ya, tolong diusahakan bagaimana caranya agar kami dapat hidup layak.
(c)
(c) Kita harus mencari jalan tengah.
(d)
(d) Tolong kendalikan teman-teman karyawan, ....
(e)
(e) Karyawan yang mogok kerja akan kena sanksi.
|
ü
ü
ü
ü
ü
|
|
(7) Pada dialog
tadi, wakil pengusaha mengusulkan keinginan wakil karyawan kepada direksi
perusahaan. Bayangkan kalian bertindak sebagai wakil siswa di sekolah kalian
untuk melakukan negosiasi dengan kepala sekolah. Untuk itu, buatlah
kalimat-kalimat yang berisi usulan tentang keinginan teman-teman kalian itu!
Kalimat yang kalian buat:
a) bu kepala sekolah, sebaiknya setiap
hari jum’at diadakan kegiatan bersih-bersih setelah sholat Jum’at agar sekolah
kita semakin indah, bersih, dan rapi.
b) Pak kepala sekolah, menurut keluhan
dan saran teman-teman, sebaiknya untuk siswa kelas 10 jam belajar di sekolah
harap dikurangi. Selama ini kami selalu pulang sore, sebagian besar
diantara kami langsung tidur sepulang sekolah. Jadi, itu usulan saya dan
teman-teman saya.
c) Pak kepala sekolah, tolong biaya iuran
sekolah diringankan untuk siswa yang tidak mampu, bahkan kalau bapak sanggup
bisa digratiskan. Beberapa diantara teman saya keluarganya sedang
kesulitan finansial
d) Bapak kepala sekolah, mohon segera
dibangun gedung koperasi sekolah. Hal itu dikarenakan koperasi merupakan salah
satu syarat pemenuhan sekolah.
(8) Pada awal dan
akhir negosiasi para pelaku bersalaman. Aksi nonverbal seperti itu menunjukkan
apa?
Jawab
:
Menunjukkan adanya kesepakatan antara
kedua belah pihak
(9)
Perbuatan bersalaman atau tidak itu apakah berkaitan dengan kebiasaan budaya?
Jawab
:
Ya itu adalah kebiasaan yang sudah membudaya.
Ya itu adalah kebiasaan yang sudah membudaya.
(10) Seandainya
mereka tidak bersalaman, dapatkah dikatakan bahwa jarak antara wakil karyawan
dan wakil perusahaan terasa makin jauh?
Jawab
:
Ya, karena bersalaman sudah membudidaya sebagai simbol keeratan, dengan tidak bersalaman, orang dapat berpikiran acuh tak acuh.
Ya, karena bersalaman sudah membudidaya sebagai simbol keeratan, dengan tidak bersalaman, orang dapat berpikiran acuh tak acuh.

Asa syarikat pinjaman pinjaman bersedia untuk meminjamkan mana-mana jumlah yang anda perlukan untuk memulakan perniagaan peribadi anda. kami memberi pinjaman pada kadar faedah 3%, jadi Sila memohon pinjaman pertanian pertanian. jika anda memerlukan hubungan pinjaman e-mel kami: asaloantransfer@gmail.com, anda juga boleh menghubungi e-mel ini: finance_institute2015@outlook.com
BalasHapusMungkin ada banyak sebab mengapa anda perlu akses kepada beberapa wang tunai tambahan - daripada yang tidak dijangka pembaikan kereta atau rumah untuk membayar untuk perkahwinan anda atau cuti khas. Tetapi apa sahaja yang anda memerlukannya, apabila anda meminjam antara $ 5,000 USD untuk 100,000 USD di atas
Asa loan lending company are ready to loan you any amount you need to start up your personal business. we give out loan at 3% interest rate, so Kindly apply for agricultural farming loan. if you need loan contact our email:asaloantransfer@gmail.com, you can also contact this email:finance_institute2015@outlook.com. There could be many reasons why you need access to some extra cash – from unexpected car or home repairs to paying for your wedding or a special holiday. But whatever you need it for, when you borrow between $5,000 USD to 100.000 USD above