Powered By Blogger

Selasa, 17 November 2015

Kegiatan 3 Kerja Mandiri Membangun Teks Negosiasi dan jawaban

Kegiatan 3 Kerja Mandiri Membangun Teks Negosiasi
Secara mandiri pada tugas 1 sampai dengan tugas 4 berikut ini, kalian diharapkan mencari contoh teks negosiasi lain dan membuat teks negosiasi sejenis. Kalian dapat menggunakan teks negosiasi antara wakil karyawan dan wakil perusahaan pada Kegiatan 1 di atas sebagai panduan.
Tugas 1 Menanggapi Isi Teks Negosiasi
Kerjakan sesuai dengan petunjuk!
(1)    Buatlah ringkasan tentang pengertian negosiasi beserta cara-cara melakukannya. Sertakan pada ringkasan kalian alasan dan tujuan dilakukannya negosiasi, pihak-pihak yang terlibat dalam negosiasi, dan ragam bahasa yang digunakan dalam negosiasi!
Jawab :
·          Negosiasi adalah bentuk interaksi sosial yang berfungsi untuk mencapai kesepakatan diantara kedua belah pihak yang terlibat.
Cara-cara yang dilakukan antara lain :
1)             Mengajak untuk membuat kesepakatan.
2)             Memberikan alasan mengapa harus ada kesepakatan.
3)             Membandingkan beberapa pilihan.
4)             Memperjelas dan menguji pandangan yang dikemukakan.
5)             Mengevaluasi kekuatan dan komitmen bersamaan.
6)             Menetapkan dan menegaskan kembali tujuan negosiasi.
- Negosiasi dilakukan karena pihak-pihak yang berkepentingan perlu menyelesaikan masalah yang sedang mereka hadapi untuk mencapai kesepakatan bersama.
 -Tujuan dilakukan negosiasi adalah untuk mengurangi perbedaan posisi setiap pihak.
-Struktur bahasa yang digunakan yaitu, Lisan dan Tulisan.
Lisan yaitu dengan cara diungkapkan  secara langung sedangkan tulisan diungkapkan melalui surat mediasi.

(2)    Cocokkan pekerjaan kalian dengan pekerjaan teman-teman kalian. Untuk memantapkan hasilnya, mungkin kalian perlu memperbaikinya lagi.

Tugas 2 Bernegosiasi dengan Pengusaha
Kerjakan sesuai dengan petunjuk!
(1)           Carilah beberapa contoh teks negosiasi yang menggambarkan pemecahan konflik kepentingan antara dua belah pihak. Cermatilah teks yang telah kalian temukan itu apakah teks tersebut memiliki struktur teks pembukaan, isi, dan penutup. Jika teks-teks itu memiliki struktur teks yang berbeda, tatalah kembali teks tersebut!
§  Jawab :


Penjual            : “Selamat datang, silahkan duduk.”
Pembeli           : “Terima kasih.”
Penjual            : “Ada yang bisa saya bantu?”
Pembeli           : “Saya ingin beli laptop.”
Penjual            : “Ingin laptop merk apa mbak?”
Pembeli           : “Yang bagus itu merek apa mbak ?”
Penjual: “Begini mbak, kalau masalah bagus tidaknya itu relatif mbak. Semua merek ada kelebihan dan juga ada kekurangannya. Tetapi sekarang yang paling laris itu Acer mbak.”
Pembeli           : “Saya boleh lihat yang Acer?”
Penjual            : “Iya, sebentar saya ambilkan dahulu.”
Pembeli           : “Iya.”
Penjual            : “mau warna apa?”
Pembeli           : “Saya pilih coklat saja mbak. Harganya berapa mbak?”    PEMBUKA
Penjual            : “Kalau yang ini harganya Rp 4.000.000,00.”
Pembeli           : “Tidak ada diskon mbak?”
Penjual            : “Kebetulan kita lagi ada promo untuk merek Acer ada spesial diskon 5%, jadi harganya tinggal Rp 3.800.000,00.”
Pembeli           : “Tidak bisa turun lagi mbak?”
Penjual            : “Tidak bisa mbak. Ini bisa di kredit  mbak, angsuran 8 X dalam  5 bulan.”
Pembeli           : “Rp 3.500.000,00 gimana mbak? Cash.”
Penjual            : "Di tambahin lagi mbak!"
Pembeli           : "Saya tambahin Rp 50.000,00 gimana?"
Penjual            : "Tetap tidak bisa mbak, begini saja saya kasih  Rp 3.700.000,00, itu sudah turun banyak lho mbak."
Pembeli           : “Ya sudah saya setuju Rp 3.700.000,00.”
Penjual            : “Saya buatkan notanya dulu mbak.”
Pembeli           : “Iya.” ISI
Penjual            : “Ini notanya mbak,silahkan tanda tangan disini. Ini juga ada garansinya 1 tahun, jadi kalau ada masalah dengan laptopnya bawa saja kesini.”
Pembeli           : “Oh iya, ini uangnya.”
Penjual            : "Terima kasih."
Penjual            : "Oh iya."
Pembeli           : “Selamat siang.”
Penjual            : “Selamat siang.” PENUTUP

(2)           Carilah beberapa contoh teks negosiasi dalam jual beli dari sumber lain. Cocokkan apakah teks-teks tersebut mempunyai struktur teks orientasi^permintaan^pemenuhan^penawaran^persetujuan^pembelian^penutup.  Jika teks-teks itu memiliki struktur teks yang berbeda, tatalah kembali teks tersebut!
·                    Jawab :

Negosiasi Jual Beli Mobil :
Pembeli  : Selamat
siang pak,
Penjual : Selamat siang, Silahkan Duduk. Dengan Ibu putri Bukan ..? 

Pembeli : Benar pak, Saya Yang menghubungi bapak pagi tadi .
Penjual : Baiklah, Langsung ke inti nya saja, apa benar Ibu putri tertarik dengan mobil yang di iklankan di Koran Riau pos itu?
Pembeli: Betul pak, dari foto yang ditampilkan di Koran tersebut, saya tertarik ingin memlihat fisik asli mobil tersebut secara dekat, karena berdasarkan foto yang saya lihat, kelihatannya mobil bapak masih dalam keadaan bersih dan baru.

Penjual : Ohh itu betul sekali , mobil itu baru saya beli sekitar 2 tahun yang lalu, dan kondisinya sangat bagus sekali, saya menjualnya karena ingin mengganti mobil yang baru.
Pembeli : Memangnya mengapa bapak ingin mengganti mobil tersebut?
apakah mobil itu sudah mengalami kerusakan?
Penjual : oh tidak…tidak sama sekali, saya menganti mobil itu karena mobil itu terlalu kecil untuk saya sekeluarga , jadi saya ingin mengganti mobil yang lebih besar dari mobil tersebut.
pembeli : berapa harganya kira kira pak?
penjual : 200 jt bu
pembeli : boleh 175 tidak pak?
penjual : belum bisa bu, 190jt yah
pembeli : 180 deh pah
penjual : tidak bisa bu, yasudah saya kasih 185jt buat ibu
pembeli : yasudah lah oke
penjual : terimakasih bu

(3)                Carilah beberapa contoh teks negosiasi antara pengusaha dan pihak bank. Cocokkan apakah teks-teks tersebut mempunyai struktur teks orientasi ^ pengajuan ^ penawaran ^ persetujuan ^ penutup. Jika teks-teks itu memiliki struktur teks yang berbeda, tatalah kembali teks tersebut!
§  Jawab :
1.Pengusaha    : ”Selamat siang. ”
2.Pihak Bank   : ”Selamat siang. Ada yang bisa saya bantu? ”
3.Pengusaha    : ”Ya, saya ingin bertemu dengan kepala bagian kredit. ”
4.Pihak Bank   : ”Mari saya antar. ” (menuju ke ruang kepala bagian kredit) 
5.Pengusaha    : ”Begini pak. Saya akan mengembangkan usaha saya, jadi saya akan mengajukan kredit
6.Pihak Bank   : ”Berapa jumlah uang yang Anda butuhkan untuk mengembangkan usaha Anda?”
7.Pengusaha    : ”Saya membutuhkan dana sebesar 150 jt. bisakah saya mendapatkan pinjaman itu?”
8.Pihak Bank   : ”Maaf, Pak. Jumlah pinjaman bapak terlalu besar. Bagaimana jika pihak bank memberikan  pinjaman kepada bapak sebesar 100 jt.”
9.Pengusaha  : ”Usahakan lebih. Saya membutuhkan itu untuk mengembangkan usaha saya. ”
10.Pihak Bank : ”Baiklah. Bank hanya mampu memberikan pinjaman sebesar 120 jt. ”
11.Pengusaha  : ”Baiklah. Akan saya ambil. Kalau bisa, uang dicairkan secepatnya.”
12.Pihak Bank : ”Kalau bapak setuju uang itu bisa dicairkan besok.”
13.Pengusaha  : ”Baiklah kalau begitu terima kasih atas kerjasamanya, saya permisi dahulu Pak.”
14.Pihak Bank : ”Sama-sama Pak. Selamat siang. ”
15.Pengusaha  : ”Selamat siang. ”
(keluar dari ruang kepala bagian kredit)


*no.1-3: orientasi
 no.4-6: pengajuan
 no.7-9: penawaran
 no.10-12: persetujuan
 no.12-15: penutup

(4)Apakah teks-teks negosiasi yang kalian temukan itu juga diungkapkan dengan bahasa yang santun dan/atau persuasif? Jika tidak demikian, perbaikilah teks tersebut agar terkesan lebih santun dan/atau persuasif!
jawab : ya

Tugas 3 Bernegosiasi untuk Memecahkan Konflik
Kerjakan sesuai dengan petunjuk!
1)       Kalian tentu telah banyak menyaksikan berbagai konflik kepentingan di sekitar kalian. Kali ini, buatlah teks negosiasi yang berisi pemecahan konflik yang terjadi antara pedagang di pasar kota dan pengelola pasar tersebut. Pedagang diwakili oleh ketua paguyuban pedagang yang ada di pasar tersebut, sedangkan pengelola pasar diwakili oleh pimpinan pasar sendiri. Buatlah dialog tersebut seperti dialog pada Kegiatan 1 dengan struktur teks pembukaan^isi^penutup.
 
·          Jawab  :

Pemimpin Pasar   : Permisi, Bu
Ketua Peguyuban : Iya Pak, ada apa?
Pemimpin Pasar   : Maaf Bu, Sebaiknya Ibu jangan berdagang di sini, kasihan pengendara yang lewat di sini disamping itu jalan ini juga terlalu sempit
Ketua Peguyuban : Wah Pak, kenapa begitu? Saya sudah beberapa minggu di sini.
Pemimpin Pasar   : Bukanya begitu, kita di sini berusaha untuk menjaga keamanan dan keselamatan para penjual dan pembeli. Saya tidak melarang Ibu berjualan di sini, tapi Ibu bisa pindah ke tempat lain
Ketua Peguyuban : Tapi kalau saya pindah pelanggan saya bagaimana?
Pemimpin Pasar   : pasti ketemu, Ibu tolong kemasi barang – barang ibu, sekarang saya sudah siapkan tempat untuk ibu berjualan
Ketua Peguyuban : oke lah pak
Pemimpin Pasar   : terima kasih bu
Ketua Peguyuban : sama – sama

(3)    Bayangkan bahwa kalian adalah pengurus OSIS di sekolah. Kalian telah mengajukan usulan program kepada kepala sekolah untuk mendirikan koperasi sekolah yang dikelola oleh siswa sendiri. Agar pihak sekolah dan pengurus sekolah yang dikelola oleh siswa sendiri. Agar pihak sekolah dan pengurus OSIS mempunyai pandangan yang sama, kedua belah pihak perlu bertemu dan melakukan negosiasi. Buatlah teks negosiasi yang menggambarkan keadaan tersebut!
·          Jawab :

Setelah para pengurus OSIS berdiskusi tentang rencana pendirian koperasi sekolah, mereka ingin meminta persetujuan kepada kepala sekolah. Dengan diwakili ketua OSIS mereka menyampaikan keinginan mereka kepada kepala sekolah. Ketua OSIS pun menemui kepala sekolah di ruangkepala sekolah. Di sana mereka membahas hal tersebut.
Ketua OSIS               : Selamat siang, Pak.
Kepalasekolah         : Selamat siang, silakan duduk.
Ketua OSIS               : Ya, Pak terimakasih.
Kepalasekolah         : Apa yang ingin kamu bicarakan?
KetuaOSIS                :Begini Pak,saya mewakili teman-teman ingin mengajukan proposal tentang pendirian koperasi.      
Kepalasekolah         : Saya kira untuk pengajuan proposal pendirian koperasi bisa saya setujui,  tetapi saya takut jika kelak koperasi akan berhenti di tengah jalan karena tidak ada tanggung jawab dari pengurusnya.
Ketua OSIS               : Saya dan teman-teman yang lain akan berusaha untuk memajukan koperasi itu kelak.
Kepalasekolah         : Ya, saya mengerti, tapi saya tidak bisa memutuskan hal ini sendiri. Saya harus membicarakannya dengan dewan komite. Selain itu ada beberapa faktor yang harus saya pertimbangkan juga.
KetuaOSIS                : Ya, Pak saya mengerti.
Kepalasekolah         : Jika koperasi ini terlaksana, berapa biaya yang kalian perlukan?
          Ketua OSIS               : kira-kira Rp1,5juta, Pak.
Kepalasekolah         : Wah….Dana itu terlalu besar. Saya kira dengan uang sebesarRp750.000,00 saja sudah cukup.
Ketua OSIS               : Tapi, Pak kami ingin koperasi bisa lengkap dan dana tersebut juga untuk biaya perawatan koperasi.
Kepalasekolah         : Tapi, setidaknya penyediaan kebutuhan sekolah dan yang lainnya sudah cukup dengan dana segitu.
Ketua OSIS               : Akan tetapi, kami juga membutuhkan dana simpanan, Pak. Bagaimana jika Rp1,2 juta Pak?
Kepalasekolah         : Kami dari sekolah sudah mentapkan dengan dana sebesar Rp 750.000,00.
Ketua OSIS               : Kami mohon Pak, tolong ditambah lagi untuk kemajuan koperasi kita kelak.
Kepalasekolah         : Baiklah kami tambah menjadi satu juta.
Ketua OSIS               : Baik Pak sayasetuju, terimakasih.
Kepalasekolah         : Ya, sama-sama. Kami dari pihak sekolah ingin melihat tanggung jawab kalian dalam mengelola koperasi ini.
Ketua OSIS               : Ya, Pak. Saya pamit dahulu Pak. Selamat siang.
Kepalasekolah         : Selamat siang.

Ketua OSIS pergi meninggalkan ruang kepala sekolah dan menyampaikan hasil diskusinya bersama kepala sekolah kepada pengurus OSIS lain.

(4) Peragakan negosiasi pada nomor (1) dan (2) itu bersama teman-teman dalam kelompok yang terdiri atas dua orang.

Tugas 4 Membuat Teks Negosiasi tentang Rintisan Kerja Sama
Kerjakan sesuai dengan petunjuk!
(1) Bayangkan bahwa kalian adalah pengusaha batik. Kalian akan mengajukan usulan program kepada pemerintah daerah untuk mendirikan laboratorium batik. Kalian juga menjalin kerja sama dengan pengusaha batik yang lain. Buatlah teks negosiasi yang menggambarkan rintisan kerja sama itu. Pertama, kalian membuat teks negosiasi antara kalian dan pengusaha batik yang lain. Kedua, kalian membuat teks negosiasi antara wakil pengusaha batik dan wakil pemerintah.

Jawab :
Pengusaha batik dengan batik lainnya
Pengusaha 1                  : “Selamat siang, Pak.”
Pengusaha 2                  : “Selamat siang, silakan duduk.”
Pengusaha 1                  : “Terima kasih, Pak.”
Pengusaha 2                  : “Ada keperluan apa Bapak datang kesini?”
Pengusaha 1                  : “Begini, Pak. Kualitas kain batik di kota ini semakin menurun, peminatnya juga semakin sedikit.”
Pengusaha 2                  : “kita harus mencari jalan supaya peminat kain batik di kota ini terus bertambah.”
Pengusaha 1                  : “Bagaimana jika kita mendirikan laboratorium batik saja, Pak?”
Pengusaha2                   : “Wah wah, untuk mendirikan laboratorium batik kan perlu dana yang banyak, Pak.  Sedangkan kita hanya pengusaha batik kecil-kecilan.”
Pengusaha 1                  : “Kalau masalah dana kan bisa ditanggung bersama, Pak.”
Pengusaha 2                  : “Bagaimana jika dana kita tidak mencukupi?”
Pengusaha 1                  : “Kita bisa bekerja sama dengan pengusaha lain, Pak.”
Pengusaha 2                  : “Apa keuntungan kita mendirikan laboratorium batik?”
Pengusaha 1                  : “Kita bisa meningkatkan mutu dan kuatitas kain batik, semakin bagus kualitas kain        batik kita maka semakin banyak juga keuntungan yang kita dapatkan.”
Pengusaha2                   : “Baiklah, Pak. Saya setuju. Apakah kita perlu mengusulkan hal ini kepada pemerintah?”
Pengusaha 1                  : “Perlu, Pak. Baiklah, selepas saya dari sini saya akan mengirim surat untuk menentukan jadwal pertemuan kita dengan pemerintah.”
Pengusaha 2                  : “Ide yang bagus. Saya tunggu kabarnya ya, Pak.”
Pengusaha 1                  : “Iya, kalau begitu saya pergi dulu. Terima kasih Pak.”
                                            (mereka besalaman)
Pengusaha 2                  : “Sama-sama, Pak.”


Negosiasi wakil pengusaha batik dan wakil pemerintah

Wakil pengusaha batik    : Selamat siang, Pak.
Wakil pemerintah            : Selamat siang. Mari, silakan duduk.
Wakil pengusaha batik    : Ya, terima kasih.
Wakil pemerintah            : Saya, Harta Dinata, wakil pemerintah.
Wakil pengusaha batik    : Saya Ardyanto, wakil para pengusaha.
                                             (Mereka bersalaman)
Wakil pemerintah            : Ada yang bisa saya bantu, Pak?
                                  Wakil pengusaha batik    : Begini, Pak. Sebenarnya saya dan pengusaha batik yang lain ingin meminta bantuan dana untuk mendirikan laboratorium batik.
Wakil pemerintah            : Jadi, Saudara ingin mendirikan laboratorium batik?
Wakil pengusaha batik    : Iya, Pak. Dengan adanya laboratorium batik nanti, kami harap  batik akan berkembang pesat.
Wakil pemerintah            : Apa yang membuat Anda yakin kalau batik akan berkembang pesat?
Wakil pengusaha batik    : Kami sudah memiliki beberapa inovasi batik yang siap dipasarkan setelah laboratorium ini berdiri, lagi pula kami juga bekerja sama dengan 3 pengusaha batik lainnya yang juga memiliki ide-ide inovatif. Lagi pula kalau batik berkembang pesat ke internasional pemerintah juga diuntungkan, bukan?
Wakil pemerintah            : Lalu, mengapa Saudara membutuhkan bantuan pemerintah?
Wakil pengusaha batik    : Karena, kami membutuhkan bantuan dana dan
                                           surat izin dari pemerintah, Pak.
Wakil pemerintah            : Baiklah, empat hari lagi kami akan memberi pemberitahuan kepada Saudara.
Wakil pengusaha batik    : Terima kasih atas kerja sama Bapak.
Wakil pemerintah            : Ya, sama-sama.
                                             (Mereka bersalaman)


(2) Peragakan negosiasi pada nomor (1) itu di depan teman-teman kalian dalam kelompok yang terdiri atas dua orang!

Kegiatan 1 Pemodelan Teks Negosiasi dan jawabannya


Kegiatan 1
Pemodelan Teks Negosiasi dan jawabannya
Tugas 1 Mengidentifikasi Tujuan Teks Negosiasi
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini!
(1) Pada paragraf ke berapa definisi negosiasi dinyatakan?
·        Jawab :
pada paragraf pertama
Negosiasi adalah bentuk interaksi sosial yang berfungsi untuk mencapai kesepakatan di antara pihak-pihak yang mempunyai kepentingan yang berbeda.
(2) Apa tujuan negosiasi?
·        Jawab
Tujuan negosiasi adalah untuk mengurangi perbedaan posisi setiap pihak. Mereka mencari cara untuk menemukan butir-butir yang sama sehingga akhirnya kesepakatan dapat dibuat dan diterima bersama.
(3) Siapa yang diuntungkan dari pelaksanaan negosiasi?
·        Jawab
kedua belah pihak yang melakukan negosiasi
(4) Siapa yang menentukan waktu, tempat, dan cara negosiasi?
·        Jawab
kesepakatan kedua belah pihak dengan cara dimusyawarahkan.
(5) Apa yang diprioritaskan dalam negosiasi? Apakah prioritas itu juga merupakan hasil kesepakatan bersama?
·        Jawab
kesepakatan bersama untuk saling mendapatkan keuntungan adalah perioritas utama, ya itu adalah kesepakatan bersama.
Setelah memahami pengertian negosiasi, bacalah teks yang berjudul “Negosiasi antara Karyawan dan Pengusaha” berikut ini. Untuk memperkirakan isi teks yang kalian baca, kerjakanlah terlebih dahulu tugas 2 berikut ini!

Tugas 2 Menjawab Pertanyaan Isi Teks Negosiasi
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini. Usahakan kalian tidak membaca teks yang mengikutinya sebelum kalian selesai menjawab pertanyaan-pertanyaan itu!137 Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik
(1) Menurut kalian, haruskah karyawan selalu menuruti keinginan pengusaha dalam hal jam kerja dan gaji atau UMP (upah minimum provinsi) yang diberikan? Sebaliknya, haruskah pengusaha selalu menuruti keinginan karyawan dalam hal jam kerja dan gaji yang diberikan?
·        Jawab :
Menurut kami, tidak selalu karyawan menuruti pengusaha, jika dalam hal jam kerja karyawan sudah memenuhi nya maka pengusaha juga harus memenuhi pemberian gaji/upah sesuai dengan apa yang dikerjakan karywan. Dan begitupun sebaliknya jika pengusaha sudah memenuhi gaji karywan maka karyawan juga harus memenuhi dalam hal jam kerja. Agar kedua belah pihak saling mendapatkan keutungan dari kegiatan tersebut.
(2) Berapa juta rupiahkah gaji yang selayaknya diterima oleh seorang karyawan setiap bulan di masyarakat sekitar kalian?
Ø Jawab :
kira-kira sebesar 2.500.000
(3) Dapatkah gaji karyawan ditentukan hanya oleh pengusaha atau pemerintah?
Ø Jawab :
Dapat saja, asalkan gaji yang ditentukan setara dengan yang dikerjakan
(4) Seandainya kalian menjadi pengusaha, apakah kalian akan mengajak karyawan berdialog untuk menentukan kebijakan perusahaan?
Ø Jawab :
Ya tentu saja. karena sebelum ada keputusan harus mengalami kesepakatan terlebih dahulu.
(5) Hubungan seperti apa yang terjadi antara karyawan dan pengusaha? Setujukah kalian bahwa hubungan tersebut adalah hubungan bawahan dan atasan?
Ø Jawab :
Hubungan seperti teman kerja yang saling membantu satu sama lainnya. Ya saya setuju karena walaupun hubungan itu seperti teman kerja tapi karywan juga harus menghormati atasannya,
(6) Jelaskan tata organisasi yang ada di sebuah perusahaan? Betulkah pimpinan perusahaan disebut direktur?
Ø Jawab :
Komisaris (pemilik saham) => direktur (pemimpin jalannya perusahaan) => meneger (pembantu derektur) => asissten meneger => supervisor => kepala ruangan => operator => karyawan.
Tidak setuju, karena  direktur adalah pemimpin jalannya perusahaan.

Negosiasi antara Karyawan dan Pengusaha
Setelah para karyawan sebuah perusahaan di bidang elektronika melakukan aksi mogok kerja dengan melakukan demonstrasi di depan kantor perusahaan, akhirnya dijaga wakil perusahaan itu menerima wakil para karyawan untuk berdialog. Dialog itu oleh sejumlah petugas keamanan. Sementara itu, beratus-ratus karyawan masih berdemonstrasi di depan kantor perusahaan.

1. Wakil karyawan : Selamat sore, Pak.
2. Wakil perusahaan : Selamat sore. Mari, silakan duduk.
3. Wakil karyawan : Ya, terima kasih.
4. Wakil perusahaan : Saya, Hadi Winoto, wakil dari perusahaan. Anda
    siapa?
5. Wakil karyawan : Saya Suparmin, yang dipercaya teman-teman
    untuk menemui pimpinan.(Mereka bersalaman)
6. Wakil perusahaan : Sebenarnya, apa yang terjadi? Semua karyawan
     di perusahaan ini melakukan demonstrasi. Kalau begini caranya, perusahaan       bisa bangkrut dan karyawan bisa di-PHK.
7. Wakil karyawan : Tidak ada apa-apa, Pak. Kami hanya ingin
    memperbaiki nasib dan hidup layak.
8. Wakil perusahaan : Maksudnya?
9. Wakil karyawan : Ya, pasti Bapak tahu. Kami, karyawan, sudah bekerja keras demi perusahaan. Tetapi, kami merasa kurang mendapatkan imbalan yang
pantas. Kami tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari hanya dengan uang Rp2.000.000,00 sebulan. Paling tidak, kami menerima upah sebesar Rp3.000.000,00.10. Wakil perusahaan : Itu tidak mungkin. Perusahaan sudah menanggung beban terlalu berat. Listrik naik, bahan bakar naik, dan biaya operasional lain juga naik. Kenaikan UMP (upah minimum provinsi) belum bisa naik sekarang.
11. Wakil karyawan : Kalau begitu, kami tetap akan melakukan aksi mogok kerja sampai tuntutan kami dipenuhi.
12. Wakil perusahaan : Tidak boleh demikian. Kita harus mencari jalan tengah.
13. Wakil karyawan : Lalu, bagaimana?
14. Wakil perusahaan : Saya akan mengusulkan kenaikan tersebut kepada direksi.Perusahaan hanya mampu menaikkan UMP sampai Rp2.400.000,00.
Tidak lebih dari itu. Anda sendiri tahu bahwa pada situasi global ini perusahaan mana pun mengalami kesulitan.
15. Wakil karyawan : Tidak bisa, Pak. Ini kota Jakarta, Pak. Semua harus dibeli dengan uang. Ya, tolong diusahakan bagaimana caranya agar kami dapat hidup
layak. Paling tidak kami menerima gaji sebesar Rp2.800.000,00.
16. Wakil perusahaan : Nanti saya akan mengusulkan ke direksi sebesar Rp2.600.000,00.
17. Wakil karyawan : Tapi, usahakan lebih, Pak. Kami akan bekerja
lebih keras lagi.
18. Wakil perusahaan : Baiklah, akan saya coba. Tolong kendalikan teman-teman karyawan dan sampaikan kepada mereka mulai besok semua karyawan harus
masuk kerja kembali. Karyawan yang mogok kerja akan kena sanksi.
19. Wakil karyawan : Baik, Pak. Terima kasih. Boleh saya keluar?
20. Wakil perusahaan : Ya, silakan.
21. Wakil karyawan : Ya, terima kasih. Selamat sore.
22. Wakil perusahaan : Selamat sore.(Mereka bersalaman)

Begitu Suparmin keluar dari kantor perusahaan, dia disambut oleh teman-temannya. Dia lalu menyampaikan hasil dialog dengan wakil perusahaan bahwa UMP mereka diusulkan naik paling tidak sebesar Rp2.600.000,00.
Tugas 3 Menerapkan Ungkapan Khas dalam Teks Negosiasi
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini!
(1) Siapakah yang terlibat dalam negosiasi itu?
·        Jawab :
Wakil karyawan bernama suparmin dan wakil perusahaan bernama hadi winoto
(2) Mengapa negosiasi itu dilakukan?
·        Jawab :
Untuk menaikan gaji yang layak bagi kehidupan karyawan saat ini yang serba mahal dengan tidak merugikan pihak karyawan maupun pihak wakil perusahaan.
(3) Apa maksud karyawan yang diwakili oleh Suparmin?
·        Jawab :
ia meminta kenaikan gaji bagi karyawan di perusahaan itu kepada wakil perusahaan, gaji yang layak bagi kehidupan dizaman ini.
(4) Apa perbedaan antara karyawan dan pengusaha?
·        Jawab :
Karyawan adalah orang yang bekerja kepada orang lain dan mendapatkan imbalan jasa. Sedangkan Pengusaha adalah orang yang mempunyai usaha dan memperkerjakan orang dan memberi mereka upah atau imbalan jasa.
(5) Apakah negosiasi antara karyawan dan penguasaha tersebut berhasil?
·        Jawab :
 ya kesepakatan itu berhasil karena mereka telah menemukan harga kesepakatan gaji yang akan diajukan
(6) Kesepakatan apa yang dicapai dalam negosiasi itu?
Jawab :
Kesepakatan nilai gaji yang akan dinaikkan dari 2 juta menjadi 2 juta enam ratus ribu adalah nilai kesepakatan yang akan diusulkan wakil perusahaan kepada direksi.
(7) Apakah kesepakatan itu dicapai dengan mudah atau sebaliknya? Tunjukkan buktinya!
·        Jawab :
Untuk mencapai kesepakatan lumayan sulit, karena karyawan harus bernegosiasi panjang lebar dengan pengusaha.
(8) Dalam negosiasi terdapat dua pihak. Setiap pihak mungkin bertindak atas nama diri sendiri secara individual, atas nama orang lain secara individual, atas nama sekelompok orang, atau atas nama lembaga. Pada dialog negosiasi antara karyawan dan pengusaha di atas, kedua belah pihak bertindak atas nama siapa?

Jawab :
Nama sekelompok orang.
(9) Pada negosiasi itu, wakil perusahaan lebih dominan. Tunjukkan buktinya selain dari porsi tuturan yang diproduksi juga dari penggunaan bahasanya.
Jawab :
 Wakil perusahaan pada teks negosiasi itu memang lebih dominan baik dari tuturan yang ia produksi maupun dari penggunaan bahasanya. Selain itu, alasan yang ia berikan pun selalu lebih logis begitu pula keputusan yang ia ajukan selalu dengan pertimbangan dari berbagai alasannya.
 (10) Apakah kesepakatan antara pengusaha dan karyawan sudah bisa langsung diterapkan?
Berikut ini adalah sebagian ciri negosiasi apabila dilihat dari segi isinya.
(a) Negosiasi menghasilkan kesepakatan.
(b) Negosiasi menghasilkan keputusan yang saling menguntungkan.
(c) Negosiasi merupakan sarana untuk mencari penyelesaian.
(d) Negosiasi mengarah kepada tujuan praktis
Sekarang, buatlah kalimat dengan menggunakan kata atau kata-kata yang dicetak miring itu. Apabila diperlukan, kalian dapat mengecek arti kata atau kata-kata itu dari kamus terlebih dahulu
Jawab :
a)      Kesepakatan tercapai apabila antara satu pihak dengan pihak yang lain setuju pada suatu usulan atau pendapat.
b)      Diskusi dilakukan untuk mencari penyelesaian terhadap suatu atau beberapa masalah
c)      Dalam bernegosiasi antara satu pihak dengan pihak yang lain harus saling menguntungkan
d)      Segala masalah pasti ada jalan penyelesaiannya.

Tugas 4 Mengidentifikasi Tuturan Berpasangan dalam Teks Dialog
Kerjakan menurut petunjuk yang diberikan pada setiap nomor!
(1)   Dialog itu terdiri atas 22 tuturan. Marilah dialog itu kita susun menurut struktur teksnya. Dialog itu mempunyai struktur teks yang sederhana, yaitu pembukaan^isi^penutup, seperti terlihat pada diagram berikut ini. Lengkapilah titik-titik yang tersedia. Untuk membantu kalian, titik-titik yang pertama sudah diisi.
Jawab :
   Negoisasi antara wakil karyawan dan wakil perusahaan
·         Pembukaan Tuturan: 1-5
·         Isi Tuturan: 6-18
·         Penutup Tuturan : 19-22




(2) Betulkah pembukaan dialog hanya berisi salam dan perkenalan antara wakil perusahaan dan wakil karyawan? Lalu, apa isi penutup?
Jawab :
ya, Penutup berisi ungkapan terima kasih dan salam penutup
(3) Perhatikan pasangan tuturan berikut ini!
2
Wakil perusahaan
:
Selamat sore. Mari, silakan duduk.
Memerintah
3
Wakil karyawan
:
Ya, terima kasih.
Mematuhi Perintah

Terlihat bahwa pada tuturan nomor 2 dan 3, wakil perusahaan menyuruh wakil karyawan untuk duduk. Di situ terdapat pasangan tuturan memerintah– mematuhi perintah. Apabila perintah tidak dipatuhi, pasangan itu menjadi memerintah–menolak perintah.
Pasangan tuturan yang lain yang mungkin terdapat dalam negosiasi adalah sebagai berikut.
Mengucapkan salam–membalas salam
Bertanya–menjawab/tidak menjawab
Meminta tolong–memenuhi/menolak permintaan
Meminta–memenuhi/menolak permintaan
Menawarkan–menerima/menolak tawaran
Mengusulkan–menerima/menolak usulan, dan sebagainya
Berdasarkan pasangan tuturan itu, identifikasilah pasangan-pasangan di bawah ini dengan mengisi titik-titik yang tersedia. Setelah selesai, cocokkan dengan pekerjaan teman-teman kalian.

1. Wakil karyawan : Selamat sore, Pak.    Mengucapkan Salam
2. Wakil perusahaan : Selamat sore. Mari, silakan duduk.    Menjawab salam - memerintah
3. Wakil karyawan : Ya, terima kasih.    Mematuhi Perintah - menjawab perintah
4. Wakil perusahaan : Saya, Hadi Winoto, wakil dari perusahaan. Anda
    siapa?      Memperkenalkan diri dan bertanya
5. Wakil karyawan : Saya Suparmin, yang dipercaya teman-teman    
    untuk menemui pimpinan.(Mereka bersalaman)      Menjawab pertanyaan dan memperkenalkan diri
6. Wakil perusahaan : Sebenarnya, apa yang terjadi? Semua karyawan
     di perusahaan ini melakukan demonstrasi. Kalau begini caranya, perusahaan       bisa bangkrut dan karyawan bisa di-PHK.    Bertanya dan menjelaskan
7. Wakil karyawan : Tidak ada apa-apa, Pak. Kami hanya ingin
    memperbaiki nasib dan hidup layak.       Menjawab pertanyaan
8. Wakil perusahaan : Maksudnya?      Bertanya
9. Wakil karyawan : Ya, pasti Bapak tahu. Kami, karyawan, sudah bekerja keras demi perusahaan. Tetapi, kami merasa kurang mendapatkan imbalan yang
pantas. Kami tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari hanya dengan uang Rp2.000.000,00 sebulan. Paling tidak, kami menerima upah sebesar Rp3.000.000,00.10. Wakil perusahaan : Itu tidak mungkin. Perusahaan sudah menanggung beban terlalu berat. Listrik naik, bahan bakar naik, dan biaya operasional lain juga naik. Kenaikan UMP (upah minimum provinsi) belum bisa naik sekarang.     Menjelaskan dan permintaan
10. Wakil Perusahaan   : Tidak boleh demikian kita harus mencari jalan tengah     Menolak Permintaan
11. Wakil karyawan : Kalau begitu, kami tetap akan melakukan aksi mogok kerja sampai tuntutan kami dipenuhi.      Menawarkan tawaran (Mengusulkan)
12. Wakil perusahaan : Tidak boleh demikian. Kita harus mencari jalan tengah.      Menolak tawaran
13. Wakil karyawan : Lalu, bagaimana?         Meminta usulan (bertanya)
14. Wakil perusahaan : Saya akan mengusulkan kenaikan tersebut kepada direksi.Perusahaan hanya mampu menaikkan UMP sampai Rp2.400.000,00.
Tidak lebih dari itu. Anda sendiri tahu bahwa pada situasi global ini perusahaan mana pun mengalami kesulitan.      Menawarkan usulan
15. Wakil karyawan : Tidak bisa, Pak. Ini kota Jakarta, Pak. Semua harus dibeli dengan uang. Ya, tolong diusahakan bagaimana caranya agar kami dapat hidup
layak. Paling tidak kami menerima gaji sebesar Rp2.800.000,00.      Menolak usulan
16. Wakil perusahaan : Nanti saya akan mengusulkan ke direksi sebesar Rp2.600.000,00.     Menawarkan usulan
17. Wakil karyawan : Tapi, usahakan lebih, Pak. Kami akan bekerja
lebih keras lagi.    Menerima usulan - meminta tolong
18. Wakil perusahaan : Baiklah, akan saya coba. Tolong kendalikan teman-teman karyawan dan sampaikan kepada mereka mulai besok semua karyawan harus
masuk kerja kembali. Karyawan yang mogok kerja akan kena sanksi.      Mematuhi permintaan - meminta tolong
19. Wakil karyawan : Baik, Pak. Terima kasih. Boleh saya keluar?    Berterima kasih - bertanya
20. Wakil perusahaan : Ya, silakan.     Menjawab pertanyaan
(4) Perhatikan tuturan “Baik, Pak. Terima kasih. Boleh saya keluar?” (tuturan 19). Tuturan itu merupakan permintaan izin untuk meninggalkan ruang negosiasi. Jelaskan, apakah hal itu menunjukkan bahwa negosiasi sudah selesai?
     Jawab :
 ya, karena ini menyatakan  setuju - dilihat dari kata baik, Pak dan menutup percakapan
(5) Negosiasi di atas dilakukan dengan bahasa yang santun. Setujukah kalian bahwa yang dimaksud santun adalah sikap dan perkataan yang menghargai orang lain?
       Jawab :
ya setuju
(6) Salah satu bukti yang menunjukkan bahasa santun pada negosiasi itu adalah penggunaan ungkapan silakan duduk. Pilihlah ungkapan-ungkapan lain berikut ini yang menjadi bukti kesantunan itu dengan membubuhkan tanda centang (√).
Ungkapan
Ya
Tidak
(a)
(a) (a) ... apa yang terjadi, semua karyawan di perusahaan ini melakukan demonstrasi?

(b) (b) Ya, tolong diusahakan bagaimana caranya agar kami dapat hidup layak.
(c)
(c) Kita harus mencari jalan tengah.

(d) (d) Tolong kendalikan teman-teman karyawan, ....

(e) (e) Karyawan yang mogok kerja akan kena sanksi. 


ü  



ü  



ü  


ü  

ü  


(7) Pada dialog tadi, wakil pengusaha mengusulkan keinginan wakil karyawan kepada direksi perusahaan. Bayangkan kalian bertindak sebagai wakil siswa di sekolah kalian untuk melakukan negosiasi dengan kepala sekolah. Untuk itu, buatlah kalimat-kalimat yang berisi usulan tentang keinginan teman-teman kalian itu!
Kalimat yang kalian buat:
a)      bu kepala sekolah, sebaiknya setiap hari jum’at diadakan kegiatan bersih-bersih setelah sholat Jum’at agar sekolah kita semakin indah, bersih, dan rapi.
b)      Pak kepala sekolah, menurut keluhan dan saran teman-teman, sebaiknya untuk siswa kelas 10 jam belajar di sekolah harap dikurangi.  Selama ini kami selalu pulang sore, sebagian besar diantara kami langsung tidur sepulang sekolah. Jadi, itu usulan saya dan teman-teman saya.
c)      Pak kepala sekolah, tolong biaya iuran sekolah diringankan untuk siswa yang tidak mampu, bahkan kalau bapak sanggup bisa digratiskan. Beberapa  diantara teman saya keluarganya sedang kesulitan finansial
d)      Bapak kepala sekolah, mohon segera dibangun gedung koperasi sekolah. Hal itu dikarenakan koperasi merupakan salah satu syarat pemenuhan sekolah.
 (8) Pada awal dan akhir negosiasi para pelaku bersalaman. Aksi nonverbal seperti itu menunjukkan apa?
          Jawab :
          Menunjukkan adanya kesepakatan  antara kedua belah pihak
(9) Perbuatan bersalaman atau tidak itu apakah berkaitan dengan kebiasaan budaya?
       Jawab :
Ya itu adalah kebiasaan yang sudah membudaya.
(10) Seandainya mereka tidak bersalaman, dapatkah dikatakan bahwa jarak antara wakil karyawan dan wakil perusahaan terasa makin jauh?
          Jawab :
         
Ya, karena bersalaman sudah membudidaya sebagai simbol keeratan, dengan tidak bersalaman, orang dapat berpikiran acuh tak acuh.