FF KYUYOUNG _ YOU ARE MY DESTINY
maaf yaa kalo ff nya sedikit gaje, soalnya ini tuliasan pertama author :D
happy reading ^^
maaf yaa kalo ff nya sedikit gaje, soalnya ini tuliasan pertama author :D
happy reading ^^
#Sooyoung POV
“sooyoung-ahh, sooyoung-ahh pali ireona” ujar meneger sekaligus ibuku itu sambil menarik-narik selimutku
“ahhhh wae? “ ucapku
setengah sadar sambil menarik kembali
selimutku
“apa kau tak ingat hari ini syuting terakhirmu setelah itu drama
mu akan dirilis, bukankah itu yang kau inginkan?” jawabnya lalu berjalan
membuka horden kamarku
Seketika aku langsung sadar dan secara refleks berlari menuju kamar mandi “ahh aku
benar-benar lupa, ini sudah jam berapa?” ujarku bergegas mandi
“jam 10” ucapnya melihat arloji ditangannya
“mwo ?? aku benar-benar terlambat” ucapku panik
“sudah lahh pali ne, eomma tunggu di ruang tamu, dalam 10
menit harus sudah beres, arraseo??” perintahnya
“ndee” jawabku sedikit teriak
***
“bawa mobilnya bisa dicepatin lagi tidak, apa kau tau ini
sudah jam berapa?? huufft sangat tidak becus” perintah ku pada sopir pribadiku
“ne,nyonya choi” jawabnya
“ pabbo-ya? “ ucap eomma sedikit membentak
“ waeee ?” rengekku
“kau ini seorang artis dan model terkenal! Bagaimana jika
orang lain mengetahui kebiasaan
burukmu yang selalu bangun kesiangan
gini huh?” ucapnya menceramahiku
“mereka tak kan tau” ucapku datar
“aisshh anak ini benar benar” ujar nya lalu tangan nya lalu
memukul pelan kepala ku
“ahhh appo eommaaa “ rengekku kesakitan sambil mengelus-elus
kepalaku
“kau ini seorang artis, bisa saja sesaem fans membayar orang lain untuk memasang CCTV di
appartementmu!!” jelasnya, aku hanya terdiam dan mempoutkan bibirku, aku sangat
sering mendengar kata-kata seperti ini bahkan hampir setiap hari eomma
menceramahiku tentang hal ini, aku tau itu sangat wajar, tentu saja dia
mengkhawatirkan karirku yang sudah lama
kuperjuangkan hingga mencapai kata ‘sukses’ seperti sekarang ini, bisa dibilang
aku adalah salah satu aktris asia yang memiliki popularitas tertinggi dan juga
memiliki fans terbanyak yang mencakup hampir seluruh negara didunia. Bagaimana
pun aku sangat bersyukur karena dianugrahi kemewahan seperti sekarang ini, tapi
kadang kala juga aku merasa lelah dengan pekerjaan ku, aku ingin sekali
istrahat bekerja untuk beberapa minggu yahhhh setidaknya berlibur keluar negri
untuk refreshing dan untuk menikmati uang hasil kerja kerasku.
***
“Annyeong mian aku telat” sapa ku sambil membukukan badan
“sooyoung-ahh kau terlambat lagi, cepat ganti bajumu” jawab
sutradara
“mianhae Tn.lee, nde aku akan bergegas mengganti baju”
ucapku lalu membungkukan badan lagi
Aku bersiap-siap dan mengganti baju, yahhh seperti inilah
tempat syuting ku, dihutan dekat pedesaan, maklum saja aku memainkan drama
tentang kerajaan dan berperan sebagai putri raja dinasti joseon yang merupakan
pemeran utama dalam drama ini dan juga harus menggunakan pakain hanbok yang
merupakan pakaian khas kerajaan korea tersebut.
***
“oke done“ teriak sutradara tanda berakhirnya syuting
“huftt akhirnya selesai juga syuting nya” gumamku sambil meregangkan
otot-otot ku yang seharian ini sudah berkerja sangat keras
“chukkae sooyoung-ahh” ucap sutradara sambil memukul pelan
pundakku
“hehe, gomapta Tn.lee” jawabku tertawa kecil
“eumm ne, oh ya dalam 3 hari kedepan drama mu akan dirilis”
“jinjja?” tanyaku kegirangan
“ ne, yasudah
beristrahtlah pasti kau sangat lelah” ucap nya kemudian pergi meninggalkanku Seketika
aku ingin buang air yang sudah ketahan sejak tadi “omo omo omo apa ada WC dihutan
seperti ini” gumam ku sudah tak tahan menahannya
“sangrim-ahh sangrim-ahh” penggilku
“ndeee soo” jawabnya berlari menuju ku
“kau kemana saja eoh, aku kebelet ingin buang air kecil,
tolong carikan WC untukku, tapi jangan sampai ada yang tau aku kebelat buang
air kecil “ perintahku pada asisten ku itu
“tidak ada WC soo-ahh, tadi aku juga kebelet pipis, sudah ku
cari wc dimana-mana tapi tetap saja tidak katemu. Aku bahkan sudah menanyakan
ke semua orang yang ada disini, tak ada satupun yang tau” jelasnya panjang
labar
“ hahh? Jinjja? Ouhh ottokae? Lalu bagaimana, kau jadi pipis
dimana?” tanyaku sambi loncat-loncat tak karuan menahan pipis
“eum ikuti aku” jawabnya
sambil menarik tangan ku. Aku berlari mengikutinya
***
“hah jinjja ? didalam gua“ ucapku enggan
“mau gimana lagi daripada nanti keluar, itu akan lebih
memalukan”
“ah arraseo arraseo” jawabku tak yakin lalu mengambil air
ditangannya
Aku melangkahkan kaki ku masuk kedalam gua
***
“huufttt leganya, aku akan berganti baju satelah itu pulang, ahhhh badan
ku benar benar sakit” gumam ku sambil memukul2
pelan pundak ku
aku pun segera keluar dari gua, aku melihat pemandangan asing yang tak pernah kulihat sebelum nya, aku terus berjalan tapi mengapa semua nya berbeda,ini dimana? dimana tempat syuting ku? Kemana sangrim yang menunggu ku diluar gua? Aku terus bertanya kepada hati kecilku tapi sepertinya aku pernah melihat tempat ini sebelumnya, aku mencoba mengingat –ngingat nya lagi dengan tenang “bukankah ini persis seperti difilm kerajaan batinku, tapi ini tak mungkin, bagaimana bisa aku berada disini, pasti semua nya hanya lah mimpi aku pun mulai memejam kan mata ku dan aku berharap saat aku membuka mata ku aku sudah kembali berada di tempat semula ku berada, ya tempat syuting ku, aku mencoba membuka mata ku tapi semua nya tidak ada yang berubah hingga aku mulai tersadar ternyata aku benar benar berada ditempat yang berbeda dan aku sangat histeris lalu aku teriak sekeras keras nya kemudian aku pingsan.
aku pun segera keluar dari gua, aku melihat pemandangan asing yang tak pernah kulihat sebelum nya, aku terus berjalan tapi mengapa semua nya berbeda,ini dimana? dimana tempat syuting ku? Kemana sangrim yang menunggu ku diluar gua? Aku terus bertanya kepada hati kecilku tapi sepertinya aku pernah melihat tempat ini sebelumnya, aku mencoba mengingat –ngingat nya lagi dengan tenang “bukankah ini persis seperti difilm kerajaan batinku, tapi ini tak mungkin, bagaimana bisa aku berada disini, pasti semua nya hanya lah mimpi aku pun mulai memejam kan mata ku dan aku berharap saat aku membuka mata ku aku sudah kembali berada di tempat semula ku berada, ya tempat syuting ku, aku mencoba membuka mata ku tapi semua nya tidak ada yang berubah hingga aku mulai tersadar ternyata aku benar benar berada ditempat yang berbeda dan aku sangat histeris lalu aku teriak sekeras keras nya kemudian aku pingsan.
***
#kyuhyun POV
aku masih terdiam ditempat ini, tempat dimana aku dan putri sooyoung menghabiskan waktu bersama, bagaimana pun kejadian itu membuat ku terpuruk dan tak bisa hilang dari memori otakku, kejadian dua bulan yang lalu dimana sooyoung hilang entah kemana pada saat kami sedang main disini dan sampai sekarang dia belum ditemukan, tiba-tiba sebuah suara membuyarkan lamunan ku, aku pun berlari mencari sumber suara , aku terpanah melihat sesosok wanita terbujur lemah persis didepan gua tempat dimana sooyoung hilang waktu itu.
aku masih terdiam ditempat ini, tempat dimana aku dan putri sooyoung menghabiskan waktu bersama, bagaimana pun kejadian itu membuat ku terpuruk dan tak bisa hilang dari memori otakku, kejadian dua bulan yang lalu dimana sooyoung hilang entah kemana pada saat kami sedang main disini dan sampai sekarang dia belum ditemukan, tiba-tiba sebuah suara membuyarkan lamunan ku, aku pun berlari mencari sumber suara , aku terpanah melihat sesosok wanita terbujur lemah persis didepan gua tempat dimana sooyoung hilang waktu itu.
“pengawal pengawal” teriakku
“nde yang mulia pangeran” jawab pengawal sambil berlari ke arahku
“lihat lah siapa yang pingsan ini!!”
“baiklah yang mulia” jawab nya lalu mengecek wajah seorang wanita yang pingsan ini, terlihat jelas kekejutan diwajah nya
“sepertinya ini putri mahkota sooyoung yang mulia” ujur nya lagi
“aku juga berpikir seperti itu tapi Bukan kah putri sooyoung masih belum ditemukan sampai sekarang?” jawabku bingung
“nde yang mulia pangeran” jawab pengawal sambil berlari ke arahku
“lihat lah siapa yang pingsan ini!!”
“baiklah yang mulia” jawab nya lalu mengecek wajah seorang wanita yang pingsan ini, terlihat jelas kekejutan diwajah nya
“sepertinya ini putri mahkota sooyoung yang mulia” ujur nya lagi
“aku juga berpikir seperti itu tapi Bukan kah putri sooyoung masih belum ditemukan sampai sekarang?” jawabku bingung
“aku juga tak tau yang mulia tapi wanita ini sangat mirip
dengan putri sooyoung”
“kau benar, yasudah ayo kita bawa ke istana”
“nde yang mulia”
“kau benar, yasudah ayo kita bawa ke istana”
“nde yang mulia”
***
#sooyoung POV
aku membuka mataku perlahan, kulihat dua orang berpakain seperti dayang dan satu lagi wanita paruh baya sedang duduk diujung ranjang tempat tidurku, terlihat jelas bahwa dia sedang mencemaskan ku.
“a..aku dimana?” ujarku sambil memegang kepala ku yang sedikit berat
“kau sudah siuman? Sebaiknya jangan bangun dulu istrahat saja disitu” jawab seorang paruh baya yang berpakain bisa dibilang seperti seorang ratu
“kau siapa? Ini dimana?” tanya ku
“kau pasti sangat lelah sooyoungi, eomma janji eomma tidak akan bertanya apapun sampai kau benar-benar pulih, yasudah eomma pergi dulu kau harus beristrahat ne” jawabnya lalu diciumnya keningku, aku hanya terdiam hatiku terus bertanya – tanya sebenarnya ini dimana? Apa yang terjadi padaku? dan mengapa aku bisa sampai disini? Pertanyaan itu selalu hinggap dikepalaku.
“dayang tolong jaga putri sooyoung!” tambahnya lagi lalu beranjak pergi
aku terus memandangi tempat ini, ku pandangi setiap sudut persudut ruangan berwarna kecoklatan yang dihiasi dengan horden berwarna putih transparan dan dindingnya dihiasi ornament yang bercorak tradisional bak kamar kerajaan yang selalu aku nonton difilm-film.
“aku diamana?” tanya ku untuk kesekian kalinya berharap dua orang berpakain dayang khas kerajaan ini memberi jawaban atas pertanyaan ku.
“anda benar-benar tidak ingat tuan putri?” jawab salah seorang dari mereka
“putri? Siapa yang kau sebut putri?” tanya ku
“sepertinya anda benar-benar trauma dengan kejadian itu hingga lupa ingatan seperti ini” jawabnya, aku hanya terdiam dengan raut bingung diwajahku
“kau adalah seorang putri mahkota tuan putri, wanita yang tadi berbicara padamu itu adalah ratu, dia adalah ibunda tuan putri dan pria yang mengantar dan menemukan tuan putri tadi adalah pangeran kyuhyun dan dia adalah calon suami tuan putri, kami berdua adalah dayang setia tuan putri dulu” Tambahnya
“mwo?” teriak ku, aku sungguh-sungguh tak mengerti mengapa ini semua bisa terjadi, yang jelas aku tak tau apa yang harus aku lakukan disini, aku benar-benar tak tau
aku membuka mataku perlahan, kulihat dua orang berpakain seperti dayang dan satu lagi wanita paruh baya sedang duduk diujung ranjang tempat tidurku, terlihat jelas bahwa dia sedang mencemaskan ku.
“a..aku dimana?” ujarku sambil memegang kepala ku yang sedikit berat
“kau sudah siuman? Sebaiknya jangan bangun dulu istrahat saja disitu” jawab seorang paruh baya yang berpakain bisa dibilang seperti seorang ratu
“kau siapa? Ini dimana?” tanya ku
“kau pasti sangat lelah sooyoungi, eomma janji eomma tidak akan bertanya apapun sampai kau benar-benar pulih, yasudah eomma pergi dulu kau harus beristrahat ne” jawabnya lalu diciumnya keningku, aku hanya terdiam hatiku terus bertanya – tanya sebenarnya ini dimana? Apa yang terjadi padaku? dan mengapa aku bisa sampai disini? Pertanyaan itu selalu hinggap dikepalaku.
“dayang tolong jaga putri sooyoung!” tambahnya lagi lalu beranjak pergi
aku terus memandangi tempat ini, ku pandangi setiap sudut persudut ruangan berwarna kecoklatan yang dihiasi dengan horden berwarna putih transparan dan dindingnya dihiasi ornament yang bercorak tradisional bak kamar kerajaan yang selalu aku nonton difilm-film.
“aku diamana?” tanya ku untuk kesekian kalinya berharap dua orang berpakain dayang khas kerajaan ini memberi jawaban atas pertanyaan ku.
“anda benar-benar tidak ingat tuan putri?” jawab salah seorang dari mereka
“putri? Siapa yang kau sebut putri?” tanya ku
“sepertinya anda benar-benar trauma dengan kejadian itu hingga lupa ingatan seperti ini” jawabnya, aku hanya terdiam dengan raut bingung diwajahku
“kau adalah seorang putri mahkota tuan putri, wanita yang tadi berbicara padamu itu adalah ratu, dia adalah ibunda tuan putri dan pria yang mengantar dan menemukan tuan putri tadi adalah pangeran kyuhyun dan dia adalah calon suami tuan putri, kami berdua adalah dayang setia tuan putri dulu” Tambahnya
“mwo?” teriak ku, aku sungguh-sungguh tak mengerti mengapa ini semua bisa terjadi, yang jelas aku tak tau apa yang harus aku lakukan disini, aku benar-benar tak tau
“sebaiknya anda istrahat lagi”
ujarnya lalu pergi
#author_POV
Hidup ini penuh dengan
misteri itulah yang saat ini sedang
terngiang-ngiang diotak sooyoung, bagaimana bisa hidupnya yang penuh kemawahan
didampingi oleh ibu yang sangat baik dan para fans yang selalu menyanjung nya
setiap hari sekarang telah tiada dan digantikan dengan kehidupan yang sangat
tidak dimengertinya, dia bingung dan gelisah, bagaimana bisa dia menjalani
kehidupan yang asing ini. Sementara kyuhyun, dia sedang bahagia karena tunangan
nya putri sooyoung itu sudah kembali, tapi dia tak yakin bagaimana bisa
seseorang yang telah hilang dua bulan tiba-tiba muncul kembali, tapi dia tidak
terlalu memikirkan nya yang paling penting adalah putri sooyoung kembali dengan
selamat tanpa ada kekurangan satu apapun.
#sooyoung_POV
aku masih termenung dikamar, aku
mulai berpikir bahwa mungkin ini hanya mimpi dan ketika aku bangun nanti semua
akan kembali seperti semula.
“ya benar sooyoung ini hanya mimpi, pasti semua akan baik-baik saja” gumamku pada diri sendiri demi mungusir kegelisahanku
“ya benar sooyoung ini hanya mimpi, pasti semua akan baik-baik saja” gumamku pada diri sendiri demi mungusir kegelisahanku
“bagaimana kalau kau nikmati saja
mimpi ini, kau pasti bisa sooyoung kau
pasti bisa, apa salah nya menjalani kehidupan sebagai seorang putri mahkota?
Setidaknya kau bisa mengusir rasa lelah mu karena lima tahun ini telah berkerja
sangat keras, ya kau pasti bisa!!!”
lanjutku, aku terus menenangkan diri berharap aku bisa menikmati
kehidupan yang aneh ini, tiba-tiba pintu terbuka sesorang yang mengaku sebagai
ibuku itu datang dengan seorang lelaki paruh baya, mungkin itu suaminya.
“sooyoungi kau sudah enakan sekarang? Appa sangat mengkhawatirkan mu” ujarnya sambil membelai rambutku. Sepertinya dugaan ku benar, dia adalah ayah dari putri sooyoung yang asli. Oke aku harus menikmti mimpi ini, aku pasti bisa!!!
“sooyoungi kenapa kau diam saja?” tambahnya
“ohh ani appachi, aku sedang memikirkan sesuatu” jawabku, huufffttt aku hanya akan terus seperti ini, semangat choi sooyoung
“aku? Sejak kapan kau berani mengucapkan kata aku kepada appa mu soo-ahh?” tanya wanita yang bisa dibilang sekarang menjadi eomma ku
“ahhhh itu ahhh anu .... hmm ... hanya ingin berbeda dari sebelumnya saja eomma, hehehe“ jawabku bingung, aduhhh apa yang harus katakan, ku lihat eomma hanya menyerngitkan alis nya kepada appa, appa hanya membalas dengan senyuman bingung
“ahhhh eomma aku sangat lapar, bisakah aku makan?” ujarku mengalihkan pembicaraan, tapi aku juga sebenaranya benar-benar lapar hehehe
“ouhhh nde kajja kita makan” ucap appa sambil lekas berdiri
“eumm ani appachi aku makan disini saja, tak apakan?” ujarku
“yasudah tak apa, eomma akan menyuruh dayang untuk mengantarkan makanan dikamarmu, kita lanjutkan saja besok mengobralnya” ucapnya
“ndeeee” ucapku lalu mereka beranjak keluar dari kamarku
“huftttt lega,,, ternyata melakukan ini sangat mudah”ujarku pelan sambil mengelus dada
“sooyoungi kau sudah enakan sekarang? Appa sangat mengkhawatirkan mu” ujarnya sambil membelai rambutku. Sepertinya dugaan ku benar, dia adalah ayah dari putri sooyoung yang asli. Oke aku harus menikmti mimpi ini, aku pasti bisa!!!
“sooyoungi kenapa kau diam saja?” tambahnya
“ohh ani appachi, aku sedang memikirkan sesuatu” jawabku, huufffttt aku hanya akan terus seperti ini, semangat choi sooyoung
“aku? Sejak kapan kau berani mengucapkan kata aku kepada appa mu soo-ahh?” tanya wanita yang bisa dibilang sekarang menjadi eomma ku
“ahhhh itu ahhh anu .... hmm ... hanya ingin berbeda dari sebelumnya saja eomma, hehehe“ jawabku bingung, aduhhh apa yang harus katakan, ku lihat eomma hanya menyerngitkan alis nya kepada appa, appa hanya membalas dengan senyuman bingung
“ahhhh eomma aku sangat lapar, bisakah aku makan?” ujarku mengalihkan pembicaraan, tapi aku juga sebenaranya benar-benar lapar hehehe
“ouhhh nde kajja kita makan” ucap appa sambil lekas berdiri
“eumm ani appachi aku makan disini saja, tak apakan?” ujarku
“yasudah tak apa, eomma akan menyuruh dayang untuk mengantarkan makanan dikamarmu, kita lanjutkan saja besok mengobralnya” ucapnya
“ndeeee” ucapku lalu mereka beranjak keluar dari kamarku
“huftttt lega,,, ternyata melakukan ini sangat mudah”ujarku pelan sambil mengelus dada
***
#Author_pov
Hidup yang sooyoung impikan saat
menjadi artis yaitu bermain, ya itulah yang setiap hari sooyoung impikan karena
padat nya jadwal syutingnya, bagaimana tidak dia menghabiskan waktu kurang
lebih 24 jam sehari untuk pekerjaan nya itu, dia tidak bisa menolak tawaran
syuting setidaknya untuk beberapa hari karena dia berpiki kalau dia menolak
tawaran syuting sama saja dia menolak rezeki, padahal harta nya yang sekarang
sudah mampu untuk membeli tiga buah pesawat pribadi, tapi bukan berarti dia
gila akan harta, dia hanya memikirkan uang hasil syutingnya itu untuk
kebahagiaan masa tua orangtuanya. Tapi setelah dia berada ditempat ini ditempat
yang asing ini mungkin inilah waktunya dia untuk bermain, pikirnya. dia akan
tidak akan menyia-nyaikan kesempatan ini, apa lagi didunia yang asing ini dia
menjadi seorang putri, putri adalah orang yang paling diperhatikan, bisa
menyuruh-nyuruh siapa pun dan apupun keinginan putri pasti dapat dikabulkan
itulah yang sooyoung pikirkan tentang menjadi seorang putri. Dia pun akhirnya
menikmati kehidupan yang sekarang dengan senang hati.
“dayang ,,,, dayang ,,,, “ teriak
sooyoung, lantas datanglah seseorang yang dipanggil dengan sebutan dayan itu
“nde tuan putri, apa kau memanggilku” jawab dayang sambil berdiri dihadapan sooyoung
“nde aku memanggilmu, bisakah kau menemaniku jalan-jalan? Aku sangat bosan berada dikamar seharian”
“baik tuan putri”
sooyoung dan dayang nya pun pergi berjalan-jalan disekitar kerajaan, mulai dari jalan-jalan dipasar, sungai, hingga taman yang sekarang sedang mereka duduki
“dayang aku ingin bertanya sesuatu padamu, bagaimana bisa putri sooyoung,,, eummmm maksudnya aku menghilang dua bulan yang lalu?” tanya sooyoung seraya menyerngitkan alisnya
“apa tuan putri lupa?, tapi aku juga tidak yakin apa ini benar atau tidak”
“nde aku lupa, ceritakanlah apa yang kau tau”
“eum baiklah aku akan meneritakannya, pada saat itu tuan putri dan pengeran kyuhyun sedang berjalan-jalan sekitar gua, tiba-tiba tuan putri pingsan dan ......
tbc??
hehe butuh kritik dan saran plisssss :)
“nde tuan putri, apa kau memanggilku” jawab dayang sambil berdiri dihadapan sooyoung
“nde aku memanggilmu, bisakah kau menemaniku jalan-jalan? Aku sangat bosan berada dikamar seharian”
“baik tuan putri”
sooyoung dan dayang nya pun pergi berjalan-jalan disekitar kerajaan, mulai dari jalan-jalan dipasar, sungai, hingga taman yang sekarang sedang mereka duduki
“dayang aku ingin bertanya sesuatu padamu, bagaimana bisa putri sooyoung,,, eummmm maksudnya aku menghilang dua bulan yang lalu?” tanya sooyoung seraya menyerngitkan alisnya
“apa tuan putri lupa?, tapi aku juga tidak yakin apa ini benar atau tidak”
“nde aku lupa, ceritakanlah apa yang kau tau”
“eum baiklah aku akan meneritakannya, pada saat itu tuan putri dan pengeran kyuhyun sedang berjalan-jalan sekitar gua, tiba-tiba tuan putri pingsan dan ......
tbc??
hehe butuh kritik dan saran plisssss :)


first comment^^
BalasHapusffnya harus smpe slesai,
ditnggu next partnya :)
ndeee,,, makasih telah membaca :) :v
BalasHapus