Powered By Blogger

Minggu, 06 September 2015

my ff- kyuyoung ff_you are my destiny

FF KYUYOUNG _ YOU ARE MY DESTINY

maaf yaa kalo ff nya sedikit gaje, soalnya ini tuliasan pertama author :D

happy reading ^^

#Sooyoung POV

“sooyoung-ahh, sooyoung-ahh pali ireona” ujar meneger sekaligus ibuku itu sambil menarik-narik selimutku
“ahhhh wae? “ ucapku  setengah sadar sambil menarik kembali  selimutku
“apa kau tak ingat hari ini syuting terakhirmu setelah itu drama mu akan dirilis, bukankah itu yang kau inginkan?” jawabnya lalu berjalan membuka horden kamarku
Seketika aku langsung sadar dan secara refleks  berlari menuju kamar mandi “ahh aku benar-benar lupa, ini sudah jam berapa?” ujarku bergegas mandi
“jam 10” ucapnya melihat arloji ditangannya
“mwo ?? aku benar-benar terlambat” ucapku panik
“sudah lahh pali ne, eomma tunggu di ruang tamu, dalam 10 menit harus sudah beres, arraseo??” perintahnya
“ndee” jawabku sedikit teriak
***
“bawa mobilnya bisa dicepatin lagi tidak, apa kau tau ini sudah jam berapa?? huufft sangat tidak becus” perintah ku pada sopir pribadiku
“ne,nyonya choi” jawabnya
“ pabbo-ya? “ ucap eomma sedikit membentak
“ waeee ?” rengekku
“kau ini seorang artis dan model terkenal! Bagaimana jika orang lain mengetahui  kebiasaan burukmu  yang selalu bangun kesiangan gini huh?” ucapnya menceramahiku
“mereka tak kan tau” ucapku datar
“aisshh anak ini benar benar” ujar nya lalu tangan nya lalu memukul pelan kepala ku
“ahhh appo eommaaa “ rengekku kesakitan sambil mengelus-elus kepalaku
“kau ini seorang artis, bisa saja sesaem fans  membayar orang lain untuk memasang CCTV di appartementmu!!” jelasnya, aku hanya terdiam dan mempoutkan bibirku, aku sangat sering mendengar kata-kata seperti ini bahkan hampir setiap hari eomma menceramahiku tentang hal ini, aku tau itu sangat wajar, tentu saja dia mengkhawatirkan karirku yang  sudah lama kuperjuangkan hingga mencapai kata ‘sukses’ seperti sekarang ini, bisa dibilang aku adalah salah satu aktris asia yang memiliki popularitas tertinggi dan juga memiliki fans terbanyak yang mencakup hampir seluruh negara didunia. Bagaimana pun aku sangat bersyukur karena dianugrahi kemewahan seperti sekarang ini, tapi kadang kala juga aku merasa lelah dengan pekerjaan ku, aku ingin sekali istrahat bekerja untuk beberapa minggu yahhhh setidaknya berlibur keluar negri untuk refreshing dan untuk menikmati uang hasil kerja kerasku.
 ***
“Annyeong mian aku telat” sapa ku sambil membukukan badan
“sooyoung-ahh kau terlambat lagi, cepat ganti bajumu” jawab sutradara
“mianhae Tn.lee, nde aku akan bergegas mengganti baju” ucapku lalu membungkukan badan lagi
Aku bersiap-siap dan mengganti baju, yahhh seperti inilah tempat syuting ku, dihutan dekat pedesaan, maklum saja aku memainkan drama tentang kerajaan dan  berperan sebagai  putri raja dinasti joseon yang merupakan pemeran utama dalam drama ini dan juga harus menggunakan pakain hanbok yang merupakan pakaian khas kerajaan korea tersebut.
***
“oke done“ teriak sutradara tanda berakhirnya syuting
“huftt akhirnya selesai  juga syuting nya” gumamku sambil meregangkan otot-otot ku yang seharian ini sudah berkerja sangat keras
“chukkae sooyoung-ahh” ucap sutradara sambil memukul pelan pundakku
“hehe, gomapta Tn.lee” jawabku tertawa kecil
“eumm ne, oh ya dalam 3 hari kedepan drama mu akan dirilis”
“jinjja?” tanyaku kegirangan
“ ne,  yasudah beristrahtlah pasti kau sangat lelah” ucap nya kemudian pergi meninggalkanku Seketika aku ingin buang air yang sudah ketahan sejak tadi “omo omo omo apa ada WC dihutan seperti ini” gumam ku sudah tak tahan menahannya
“sangrim-ahh sangrim-ahh” penggilku
“ndeee soo” jawabnya berlari menuju ku
“kau kemana saja eoh, aku kebelet ingin buang air kecil, tolong carikan WC untukku, tapi jangan sampai ada yang tau aku kebelat buang air kecil “ perintahku pada asisten ku itu
“tidak ada WC soo-ahh, tadi aku juga kebelet pipis, sudah ku cari wc dimana-mana tapi tetap saja tidak katemu. Aku bahkan sudah menanyakan ke semua orang yang ada disini, tak ada satupun yang tau” jelasnya panjang labar
“ hahh? Jinjja? Ouhh ottokae? Lalu bagaimana, kau jadi pipis dimana?” tanyaku sambi loncat-loncat tak karuan menahan pipis
“eum ikuti aku”  jawabnya sambil menarik tangan ku. Aku berlari mengikutinya
***
“hah jinjja ? didalam gua“ ucapku enggan
“mau gimana lagi daripada nanti keluar, itu akan lebih memalukan”
“ah arraseo arraseo” jawabku tak yakin lalu mengambil air ditangannya
Aku melangkahkan kaki ku masuk kedalam gua
***
“huufttt leganya, aku  akan berganti baju satelah itu pulang, ahhhh badan ku benar benar sakit” gumam ku sambil memukul2  pelan pundak ku
aku pun segera keluar dari gua, aku melihat pemandangan asing yang tak pernah kulihat sebelum nya, aku terus berjalan tapi mengapa semua nya berbeda,ini dimana?  dimana tempat syuting ku? Kemana sangrim yang menunggu ku diluar gua? Aku terus bertanya kepada hati kecilku tapi sepertinya aku pernah melihat tempat ini sebelumnya, aku mencoba mengingat –ngingat nya lagi dengan tenang  “bukankah ini persis seperti difilm kerajaan batinku, tapi ini tak mungkin, bagaimana bisa aku berada disini, pasti semua nya hanya lah mimpi aku pun mulai memejam kan mata ku dan aku berharap saat aku membuka mata ku aku sudah kembali berada di tempat semula ku berada, ya tempat syuting ku, aku mencoba membuka mata ku tapi semua nya tidak ada yang berubah hingga aku mulai tersadar ternyata aku benar benar berada ditempat yang berbeda dan aku sangat histeris lalu aku teriak sekeras keras nya kemudian aku pingsan.
***
#kyuhyun POV
aku masih terdiam ditempat ini, tempat dimana aku dan putri sooyoung menghabiskan waktu bersama, bagaimana pun kejadian itu membuat ku terpuruk dan tak bisa hilang dari memori otakku, kejadian  dua bulan yang lalu dimana sooyoung hilang entah kemana pada saat kami sedang main disini dan sampai sekarang dia belum ditemukan, tiba-tiba sebuah suara membuyarkan lamunan ku, aku pun berlari mencari sumber suara , aku terpanah melihat sesosok wanita  terbujur lemah persis  didepan gua tempat dimana sooyoung hilang waktu itu.
“pengawal pengawal” teriakku
“nde yang mulia pangeran” jawab pengawal sambil berlari ke arahku
“lihat lah siapa yang pingsan ini!!”
“baiklah yang mulia” jawab nya lalu mengecek wajah seorang wanita yang pingsan ini, terlihat jelas kekejutan diwajah nya
“sepertinya ini putri mahkota sooyoung  yang mulia” ujur nya lagi
“aku juga berpikir seperti itu tapi Bukan kah putri sooyoung masih belum ditemukan sampai sekarang?” jawabku bingung
“aku juga tak tau yang mulia tapi wanita ini sangat mirip dengan putri sooyoung”
“kau benar, yasudah ayo kita bawa ke istana”
“nde yang mulia”

***
#sooyoung POV

aku membuka mataku perlahan, kulihat dua orang berpakain seperti dayang dan satu lagi wanita paruh baya sedang duduk diujung ranjang tempat tidurku, terlihat jelas bahwa dia sedang mencemaskan ku.
“a..aku dimana?” ujarku sambil memegang kepala ku yang sedikit berat
“kau sudah siuman? Sebaiknya jangan bangun dulu istrahat saja disitu” jawab seorang paruh baya yang berpakain bisa dibilang seperti seorang ratu
“kau siapa? Ini dimana?” tanya ku
“kau pasti sangat lelah sooyoungi, eomma janji eomma tidak akan bertanya apapun sampai kau benar-benar pulih, yasudah eomma pergi dulu kau harus beristrahat ne” jawabnya lalu diciumnya keningku, aku hanya terdiam hatiku terus bertanya – tanya sebenarnya ini dimana? Apa yang terjadi padaku? dan mengapa aku bisa sampai disini? Pertanyaan itu selalu hinggap dikepalaku.
“dayang tolong jaga putri sooyoung!” tambahnya lagi lalu beranjak pergi
aku terus memandangi tempat ini, ku pandangi setiap sudut persudut ruangan berwarna kecoklatan yang dihiasi dengan horden berwarna putih transparan dan dindingnya dihiasi ornament  yang  bercorak tradisional bak kamar kerajaan yang selalu aku nonton difilm-film.
“aku diamana?” tanya ku untuk kesekian kalinya berharap dua orang berpakain dayang khas kerajaan ini memberi jawaban atas pertanyaan ku.
“anda benar-benar tidak ingat tuan putri?” jawab salah seorang dari mereka
“putri? Siapa yang kau sebut putri?” tanya ku
“sepertinya anda benar-benar trauma dengan kejadian itu hingga lupa ingatan seperti ini” jawabnya, aku hanya terdiam dengan raut bingung diwajahku
“kau adalah seorang putri mahkota tuan putri, wanita yang tadi berbicara padamu itu adalah ratu, dia adalah ibunda tuan putri dan pria yang mengantar dan menemukan tuan putri tadi adalah pangeran kyuhyun dan dia adalah calon suami tuan putri, kami berdua adalah dayang setia tuan putri dulu” Tambahnya
“mwo?” teriak ku, aku sungguh-sungguh tak mengerti mengapa ini semua bisa terjadi, yang jelas aku tak tau apa yang harus aku lakukan disini, aku benar-benar tak tau
“sebaiknya anda istrahat lagi” ujarnya lalu pergi

#author_POV
Hidup ini penuh dengan misteri  itulah yang saat ini sedang terngiang-ngiang diotak sooyoung, bagaimana bisa hidupnya yang penuh kemawahan didampingi oleh ibu yang sangat baik dan para fans yang selalu menyanjung nya setiap hari sekarang telah tiada dan digantikan dengan kehidupan yang sangat tidak dimengertinya, dia bingung dan gelisah, bagaimana bisa dia menjalani kehidupan yang asing ini. Sementara kyuhyun, dia sedang bahagia karena tunangan nya putri sooyoung itu sudah kembali, tapi dia tak yakin bagaimana bisa seseorang yang telah hilang dua bulan tiba-tiba muncul kembali, tapi dia tidak terlalu memikirkan nya yang paling penting adalah putri sooyoung kembali dengan selamat tanpa ada kekurangan satu apapun.

#sooyoung_POV
aku masih termenung dikamar, aku mulai berpikir bahwa mungkin ini hanya mimpi dan ketika aku bangun nanti semua akan kembali seperti semula.
“ya benar sooyoung ini hanya mimpi, pasti semua akan baik-baik saja” gumamku pada diri sendiri demi mungusir kegelisahanku
“bagaimana kalau kau nikmati saja mimpi ini, kau pasti bisa sooyoung  kau pasti bisa, apa salah nya menjalani kehidupan sebagai seorang putri mahkota? Setidaknya kau bisa mengusir rasa lelah mu karena lima tahun ini telah berkerja sangat keras, ya kau pasti bisa!!!”  lanjutku, aku terus menenangkan diri berharap aku bisa menikmati kehidupan yang aneh ini, tiba-tiba pintu terbuka sesorang yang mengaku sebagai ibuku itu datang dengan seorang lelaki paruh baya, mungkin itu suaminya.
“sooyoungi kau sudah enakan sekarang? Appa sangat mengkhawatirkan mu” ujarnya sambil membelai rambutku. Sepertinya dugaan ku benar, dia adalah ayah dari putri sooyoung yang asli. Oke aku harus menikmti mimpi ini, aku pasti bisa!!!
“sooyoungi  kenapa kau diam saja?” tambahnya
“ohh ani appachi, aku sedang memikirkan sesuatu” jawabku, huufffttt aku hanya akan terus seperti ini, semangat choi sooyoung
“aku? Sejak kapan kau berani mengucapkan kata aku kepada appa mu soo-ahh?” tanya wanita yang bisa dibilang sekarang menjadi eomma ku
“ahhhh itu ahhh anu .... hmm ... hanya ingin berbeda dari sebelumnya saja eomma, hehehe“ jawabku bingung, aduhhh apa yang harus katakan, ku lihat eomma hanya menyerngitkan alis nya kepada appa, appa hanya membalas dengan senyuman bingung
“ahhhh eomma aku sangat lapar, bisakah aku makan?” ujarku mengalihkan pembicaraan, tapi aku juga sebenaranya benar-benar lapar hehehe
“ouhhh nde kajja kita makan” ucap appa sambil lekas berdiri
“eumm  ani appachi aku makan disini saja, tak apakan?” ujarku
“yasudah tak apa, eomma akan menyuruh dayang  untuk mengantarkan makanan dikamarmu, kita lanjutkan saja  besok mengobralnya” ucapnya
“ndeeee” ucapku lalu mereka beranjak keluar dari kamarku
“huftttt lega,,, ternyata melakukan ini sangat mudah”ujarku pelan sambil mengelus dada
***
#Author_pov
Hidup yang sooyoung impikan saat menjadi artis yaitu bermain, ya itulah yang setiap hari sooyoung impikan karena padat nya jadwal syutingnya, bagaimana tidak dia menghabiskan waktu kurang lebih 24 jam sehari untuk pekerjaan nya itu, dia tidak bisa menolak tawaran syuting setidaknya untuk beberapa hari karena dia berpiki kalau dia menolak tawaran syuting sama saja dia menolak rezeki, padahal harta nya yang sekarang sudah mampu untuk membeli tiga buah pesawat pribadi, tapi bukan berarti dia gila akan harta, dia hanya memikirkan uang hasil syutingnya itu untuk kebahagiaan masa tua orangtuanya. Tapi setelah dia berada ditempat ini ditempat yang asing ini mungkin inilah waktunya dia untuk bermain, pikirnya. dia akan tidak akan menyia-nyaikan kesempatan ini, apa lagi didunia yang asing ini dia menjadi seorang putri, putri adalah orang yang paling diperhatikan, bisa menyuruh-nyuruh siapa pun dan apupun keinginan putri pasti dapat dikabulkan itulah yang sooyoung pikirkan tentang menjadi seorang putri. Dia pun akhirnya menikmati kehidupan yang sekarang dengan senang hati.

“dayang ,,,, dayang ,,,, “ teriak sooyoung, lantas datanglah seseorang yang dipanggil dengan sebutan dayan itu
“nde tuan putri, apa kau memanggilku” jawab dayang sambil berdiri dihadapan sooyoung
“nde aku memanggilmu, bisakah kau menemaniku jalan-jalan? Aku sangat bosan berada dikamar seharian”
“baik tuan putri”
sooyoung dan dayang nya pun pergi berjalan-jalan disekitar kerajaan, mulai dari jalan-jalan dipasar, sungai, hingga taman yang sekarang sedang mereka duduki
“dayang aku ingin bertanya sesuatu padamu, bagaimana bisa putri sooyoung,,, eummmm maksudnya aku menghilang dua bulan yang lalu?” tanya sooyoung seraya menyerngitkan alisnya
“apa tuan putri lupa?, tapi aku juga tidak yakin apa ini benar atau tidak”
“nde aku lupa, ceritakanlah apa yang kau tau”
“eum baiklah aku akan meneritakannya, pada saat itu tuan putri dan pengeran kyuhyun sedang berjalan-jalan sekitar gua, tiba-tiba tuan putri pingsan dan ......


tbc??


hehe butuh kritik dan saran plisssss :)

2 komentar: